Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung

Senin, 13 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai menyalurkan bantuan logistik dan air bersih bagi warga yang terdampak angin puting beliung.

“Hari ini kami mengirimkan logistik dan air bersih, untuk warga yang terdampak puting beliung. Bantuan logistik dilakukan secara langsung ke dua kecamatan yakni Kecamatan Tambelang dan Sukakarya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bekasi, Muhammad Said pada Sabtu (11/02).

Ia mengatakan, BPBD berupaya melakukan pelayanan secara optimal untuk masyarakat yang terdampak bencana. Pendataan juga dilakukan bersama Muspika di masing- masing kecamatan.

“Selain logistik, kita salurkan air bersih. Bersama pihak kecamatan juga sudah melakukan monitoring,” lanjutnya.

Dilain tempat, PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, pihaknya sudah mengintruksikan BPBD dan Dinas Sosial (Dinsos) untuk turun kelapangan.

“Hari ini, sudah diintruksikan Dinas Sosial dan BPBD ke lapangan. Dalam waktu dekat, saya akan mengunjungi lokasi,” katanya.

Lebih lanjut, Dani Ramdan menjelaskan, untuk Kabupaten Bekasi bencana yang kerap muncul yakni banjir. Namun, angin kencang atau puting beliung menjadi bencana lain yang saat ini harus diwaspadai.

“Untuk banjir kita tahu semua, saluran air yang penting harus normal. Kali yang besar- besar, kami pemerintah daerah kabupaten fokus pada normalisasi, di keruk. Sedangkan untuk saluran yang kecil, drainase saluran air hujan harus sama- sama dengan masyarkat,” jelasnya.

Sementara untuk angin puting beliung, Dani berpesan agar masyarakat mengecek kondisi rumah, agar benar- benar aman.

“Rumah harus benar- benar aman. Terutama bagian yang atas, yang sudah longgar dan copot harus dikencangkan. Ikuti aturan keselamatan. Kalau sedang berada di luar,” katanya.

“Kalau ada angin kencang segera berlindung di bawah bangunan yang kokoh. Jangan berdiri di bawah pohon, atau bangunan tinggi seperti menara bill board dan lainnya, yang berkendaraan agar berhenti dulu. saya kira itu yang harus di ikuti,” tambah Dani.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Jumat, 11 September 2026 - 08:41 WIB

Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut

Berita Terbaru

BEKASI TERKINI

Pertamina dan Jababeka Lanjutkan Kolaborasi Menuju Net Zero Emission

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:48 WIB