500 Lapak Direlokasi ke Pasar Baru Cikarang, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Tegaskan: Tidak Boleh Ada Pungli

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BEKASI – Pelaksanaan tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memberikan penegasan keras soal pencegahan praktik pungutan liar (pungli) pascarelokasi pedagang pasar tumpah yang semula berada di jalan RE Martadinata dan Kapten Sumantri ke dalam area Pasar Baru Cikarang.

‎‎Asep menyebut relokasi dari bahu jalan raya tersebut ke dalam pasar harus menjadi momentum bersih-bersih dari oknum yang selama ini diduga mengambil keuntungan sepihak.

‎‎“Pengawasannya akan terus kita lakukan. Hari ini di sini ada TNI, Polri, ada pihak Kecamatan, Desa, dan saya sendiri yang turun langsung. Kita awasi terus,” tegas Asep Surya Atmaja saat meninjau lokasi relokasi di depan Ramayana, Jumat (13/2) sore.

‎Menurutnya, kekhawatiran pedagang terkait biaya-biaya tidak resmi di lokasi baru tidak perlu terjadi. Dengan aktivitas perdagangan sudah masuk ke dalam pasar resmi, ruang gerak pungli dipastikan semakin sempit.

‎‎“Insyaallah, namanya sudah di dalam pasar, jangan sampai ada lagi pungli. Semuanya harus sesuai aturan,” ujarnya.

‎‎Dalam peninjauan tersebut, Asep menyampaikan sekitar 500 lapak (dolak) telah dipindahkan ke dalam Pasar Baru Cikarang. Sebagian pedagang sudah mulai beraktivitas, sementara beberapa lainnya dijadwalkan menyusul.

‎‎“Alhamdulillah hari ini saya meninjau pemindahan relokasi pedagang pasar tumpah dari jalan raya ke tempat semula di Pasar Baru Cikarang. Tadi ada 500 dolak. Besok kita rapikan lagi, termasuk bikin jalan air di depan dan akan kita cor karena agak tergenang,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri, aparatur desa dan kecamatan, para pedagang, sesepuh, serta organisasi masyarakat yang turut mendukung proses relokasi.

‎‎Selain relokasi, Pemkab Bekasi juga akan mengevaluasi kondisi konstruksi bangunan Pasar Ramayana yang tercatat sudah tiga kali mengalami kebakaran.

‎“Kalau memang masih bagus, kita perbaiki. Kalau sudah jelek, mungkin kita bongkar. Kita khawatir konstruksinya, karena sudah tiga kali kebakaran, besinya bisa memuai. Nanti kita telaah dengan dinas terkait,” jelasnya.

Terkait dampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), Asep menyebut ada potensi dari sektor parkir, kebersihan, dan listrik. Namun ia menegaskan fokus saat ini adalah memastikan relokasi berjalan tertib terlebih dahulu.

‎“Hari ini yang penting relokasi dulu. Setelah pindah dan tertata, sambil jalan insyaallah bisa meningkatkan PAD, apalagi ini di dalam pasar, bukan di luar,” ujarnya.

‎Fasilitas penunjang seperti tempat sampah dan area parkir disebut sudah disiapkan. Jalan yang sebelumnya tergenang juga akan segera dirapikan. “Yang penting pedagang pindah dulu supaya hak pejalan kaki dan kendaraan punya hak masing-masing,” katanya.

Asep optimistis relokasi ke dalam pasar akan mengurai kemacetan yang sebelumnya terjadi akibat pedagang berjualan di badan jalan. “Kalau sudah di dalam, insyaallah tidak macet. Kemarin macet di luar, sekarang sudah di dalam. Kalau masih macet berarti memang banyak kendaraan,” pungkasnya. (rd)

Berita Terkait

Ekosistem Matang Jadi Kunci, Malibu Walk Raih Respon Pasar Positif
PT Jababeka Infrastruktur: Satu-satunya Role Model Kawasan Industri Hijau Raih PROPER Keenam Kalinya
Akses Makin Mudah! Rute Transjabodetabek Cawang–Cikarang Jababeka Resmi Beroperasi
Fokus Juara! Atlet Kabupaten Bekasi Kini Terlindungi Jaminan Kesehatan Kelas Wahid
HiFi Air HKM 127+: Internet Rumah Fleksibel & Hemat dari Indosat Ada di Jabodetabek, Banten dan Jawa Barat
Komitmen Bangun Budaya Antikorupsi, Bupati Ade Kunang Sambut Roadshow KPK di Bojongmangu
Indosat Perkuat Konektivitas Libur Sekolah dan Program Pendidikan yang Memberdayakan
SMA Korpri Bekasi Siap Melaju ke Adiwiyata Provinsi 2025 dengan Inovasi Konservasi Lingkungan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 15:24 WIB

Ekosistem Matang Jadi Kunci, Malibu Walk Raih Respon Pasar Positif

Kamis, 9 April 2026 - 09:51 WIB

PT Jababeka Infrastruktur: Satu-satunya Role Model Kawasan Industri Hijau Raih PROPER Keenam Kalinya

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:06 WIB

Akses Makin Mudah! Rute Transjabodetabek Cawang–Cikarang Jababeka Resmi Beroperasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:44 WIB

500 Lapak Direlokasi ke Pasar Baru Cikarang, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Tegaskan: Tidak Boleh Ada Pungli

Jumat, 19 Desember 2025 - 12:16 WIB

Fokus Juara! Atlet Kabupaten Bekasi Kini Terlindungi Jaminan Kesehatan Kelas Wahid

Berita Terbaru

BEKASI TERKINI

Ekosistem Matang Jadi Kunci, Malibu Walk Raih Respon Pasar Positif

Senin, 13 Apr 2026 - 15:24 WIB

BERITA UTAMA

Akan Ada Wayang Purbalingga, Menghidupkan Rindu Budaya Di Bandung

Senin, 13 Apr 2026 - 10:41 WIB

BERITA UTAMA

Bandung Cetak Pelatih dan Talenta Sepak Bola Putri Berkelas Dunia

Minggu, 12 Apr 2026 - 10:40 WIB

BERITA UTAMA

Bandung Panaskan Panggung IBL All Star

Sabtu, 11 Apr 2026 - 10:39 WIB