Peluang Emas, Bandung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI 2027

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Kota Bandung resmi dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tahun 2027. Kepercayaan tersebut menjadi peluang besar bagi Kota Kembang untuk kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai penyelenggara agenda nasional sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Kepastian itu disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan setelah mengikuti seluruh rangkaian Rakernas APEKSI 2026 yang digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026.

Farhan mengungkapkan, terpilihnya Bandung sebagai tuan rumah bukanlah hasil yang diraih secara instan. Menurutnya, proses tersebut melalui komunikasi intensif serta lobi dengan berbagai pemerintah kota anggota APEKSI hingga akhirnya Bandung memperoleh dukungan.

“Saya dari hari pertama di Medan sampai terakhir. Kita sedang melobi supaya Bandung menjadi tuan rumah Rakernas APEKSI tahun 2027 dan alhamdulillah lolos,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (6/7/2026).

Rakernas APEKSI merupakan agenda tahunan yang mempertemukan para wali kota dari 98 kota di Indonesia. Forum tersebut menjadi wadah untuk membahas berbagai isu strategis pembangunan perkotaan, mulai dari tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, hingga kerja sama antarkota.

Selain agenda resmi, umumnya Rakernas APEKSI juga diramaikan dengan Indonesia City Expo (ICE), yaitu pameran yang menampilkan inovasi daerah, produk unggulan, serta hasil karya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai kota di Indonesia.

Pada penyelenggaraan tahun 2026 di Medan, kegiatan mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”. Selama tiga hari pelaksanaan Indonesia City Expo, berbagai pemerintah kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan potensi investasi, sektor pariwisata, hingga produk unggulan daerah masing-masing.

Bagi Kota Bandung, menjadi tuan rumah Rakernas APEKSI 2027 dinilai akan membawa dampak positif yang cukup besar, terutama bagi sektor ekonomi. Ribuan peserta yang terdiri dari kepala daerah, pejabat pemerintah, pelaku usaha, hingga tamu undangan diperkirakan akan hadir selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kondisi tersebut diyakini akan meningkatkan okupansi hotel, menggeliatkan usaha kuliner, transportasi, pusat perbelanjaan, hingga membuka peluang promosi yang lebih luas bagi produk-produk UMKM lokal.

Farhan juga menilai momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kota Bandung kepada para peserta dari seluruh Indonesia. Mulai dari kekuatan ekonomi kreatif, kekayaan budaya, destinasi wisata, hingga inovasi pelayanan publik yang selama ini menjadi salah satu identitas Kota Bandung.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa status sebagai tuan rumah juga membawa tanggung jawab besar. Pemerintah Kota Bandung harus mulai melakukan berbagai persiapan sejak dini agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi para tamu.

Persiapan tersebut, kata Farhan, tidak hanya menyangkut penyediaan lokasi acara, tetapi juga meliputi peningkatan kebersihan kota, keamanan, kenyamanan, kelancaran lalu lintas, hingga kesiapan infrastruktur pendukung lainnya.

Dengan waktu persiapan sekitar satu tahun, Pemerintah Kota Bandung optimistis mampu menyelenggarakan Rakernas APEKSI 2027 secara maksimal. Kepercayaan menjadi tuan rumah diharapkan tidak hanya memperkuat citra Bandung sebagai kota penyelenggara berbagai event nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkenalkan potensi Kota Kembang kepada seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur
TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari
Farhan Pastikan BRT Selesai Tepat Waktu
Bio Farma Gerakkan Sumber Daya Kesehatan Untuk Korban Gempa NTT
KAI Bidik 1,4 Miliar Pelanggan, Bisnis Non-Tiket Diperluas Menuju 2045
Reaktivasi Husein Sastranegara Jadi Pengungkit Investasi Bandung
Bantuan BNPB Tiba di Pulau Palue, Warga Terdampak Gempa Mulai Diperkuat
Jelang HUT RI, Pemesanan Tiket KAI Tembus 706 Ribu

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:02 WIB

TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Farhan Pastikan BRT Selesai Tepat Waktu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Bio Farma Gerakkan Sumber Daya Kesehatan Untuk Korban Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Bidik 1,4 Miliar Pelanggan, Bisnis Non-Tiket Diperluas Menuju 2045

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur

Senin, 24 Agu 2026 - 13:03 WIB

BERITA UTAMA

TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:02 WIB

BERITA UTAMA

Farhan Pastikan BRT Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:01 WIB

BERITA UTAMA

Bio Farma Gerakkan Sumber Daya Kesehatan Untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agu 2026 - 12:59 WIB