Sinkronkan Alur Kas Daerah, KDM Datangi BPK RI

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Polemik dana pemerintah daerah yang disebut “mengendap” membuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terus mencari informasi sebenarnya.

Seperti pada Jumat (24/10/2025), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat di Jalan Mohammad Toha, Kota Bandung.

KDM -sapaan Gubernur Dedi Mulyadi- menyatakan bahwa kedatangan dirinya untuk meminta BPK Perwakilan Jawa Barat melakukan pendalaman terhadap alur kas Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar).

“Jadi yang menilai apakah ada anggaran yang diendapkan di Provinsi Jawa Barat, yang harus menyatakannya adalah BPK karena dia punya kewenangan melakukan audit,” tegas KDM.

Ia menilai bahwa dengan audit dari BPK akan diketahui bahwa Pemdaprov Jabar memiliki perencanaan keuangan yang baik atau tidak.

Saat ini pun audit keuangan Pemdaprov Jabar oleh BPK sedang berjalan dan rutin dilakukan.

“Nanti bisa terlihat apakah Pemprov Jabar, satu, memiliki perencanaan keuangan yang baik. Kedua, memiliki pengelolaan keuangan yang baik, baik uang yang masuk dalam bentuk pendapatan yang bersumber dari dana transfer pemerintah pusat, dari pendapatan asli daerah Provinsi Jawa Barat,” papar KDM.

BPK juga menilai apakah Pemdaprov Jabar melakukan belanja dengan baik sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurut KDM, hal ini yang menjadi orientasi sehingga hasil belanja dapat dimanfaatkan publik.

Ia menegaskan langkah ini dilakukan untuk memberikan penjelasan kepada publik bahwa belanja Pemdaprov Jabar dilakukan secara terbuka dan bisa diakses oleh publik.

Berita Terkait

Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner
Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur
TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari
Farhan Pastikan BRT Selesai Tepat Waktu
Bio Farma Gerakkan Sumber Daya Kesehatan Untuk Korban Gempa NTT
KAI Bidik 1,4 Miliar Pelanggan, Bisnis Non-Tiket Diperluas Menuju 2045
Reaktivasi Husein Sastranegara Jadi Pengungkit Investasi Bandung
Bantuan BNPB Tiba di Pulau Palue, Warga Terdampak Gempa Mulai Diperkuat

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:02 WIB

TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Farhan Pastikan BRT Selesai Tepat Waktu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Bio Farma Gerakkan Sumber Daya Kesehatan Untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Selasa, 25 Agu 2026 - 13:04 WIB

BERITA UTAMA

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur

Senin, 24 Agu 2026 - 13:03 WIB

BERITA UTAMA

TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:02 WIB

BERITA UTAMA

Farhan Pastikan BRT Selesai Tepat Waktu

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:01 WIB

BERITA UTAMA

Bio Farma Gerakkan Sumber Daya Kesehatan Untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agu 2026 - 12:59 WIB