Kantongi Legalitas, UMKM Babelan Lebih Pede Kembangkan Usaha

Kamis, 6 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BABELAN – Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kecamatan Babelan memanfaatkan peluang untuk meningkatkan omzet penjualan di Bulan Ramadhan tahun ini dengan membuka bazar di acara Ramadhan Sregep, yang digelar di pelataran Masjid Jami Al-Ittihad, Kampung Penggilingan, Kelurahan Kebalen, pada Rabu (05/04/2023).

Ketua Forum UMKM Kecamatan Babelan Agung mengatakan, dalam program Ramadhan Sregep selain tersedia gerai-gerai pelayanan dari lintas perangkat daerah, pihaknya juga turut membuka stand produk kebutuhan Ramadhan untuk para pengunjung.

“Sambil mengurus dokumen di sini, pengunjung juga bisa membeli takjil untuk buka puasa,” katanya.

Agung mengungkapkan, ada 9 pelaku usaha di wilayah Kecamatan Babelan yang ikut serta memasarkan produknya di acara Ramadhan Sregep.

“Di sini juga ada stand UMKM dari ibu-ibu TP-PKK Kelurahan Kebalen, yang menyediakan berbagai jenis makanan ringan, minuman, perlengkapan aksesoris dan kain batik Babelan juga ada,” ujarnya.

Meski yang ikut serta hanya 9 pelaku usaha, Agung menyebutkan jumlah UMKM di Kecamatan Babelan sebanyak 180 orang. Dari jumlah tersebut, kata dia, seluruhnya sudah terdaftar dan memiliki legalitas.

“Produk unggulan di sini Mia Rasa yang sudah sampai ke Pak Gubernur Jawa Barat dan setiap kegiatan maupun acara pasti dilibatkan karena makanannya sangat lengkap,” ujarnya.

Agung menuturkan, untuk pengembangan UMKM hal yang terpenting adalah legalitas. Untuk yang belum memiliki, pihaknya mendorong untuk mendaftarkan, baik untuk NIB, IUMK, SIUP dan lainnya.

“Karena sekarang kalau ga ada legalitas, masyarakat juga kurang percaya,” imbuhnya.

Untuk para pelaku usaha yang telah tergabung di Forum UMKM Kecamatan Babelan, Agung mengatakan, pihaknya akan terus mengikuti pelatihan, baik yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi maupun secara internal forum.

“Melalui pelatihan, mereka akan mendapat wawasan tentang pengemasan produk dan inovasi lainnya. Tapi tidak menutup kemungkinan bagi pelaku usaha yang baru memulai juga diperbolehkan untuk bergabung,” tandasnya.

Berita Terkait

Sampah Menumpuk, Bandung Ajukan Status Darurat
Libur Idul Adha, 92 Ribu Tiket Kereta dari Daop 2 Bandung Ludes Terjual
Idul Adha 2026, Pegadaian Jabar Tebar Ratusan Paket Daging Kurban
Pakan Satwa Bandung Zoo Tembus Rp15 Juta per Hari
Kurban Jadi Penjaga Solidaritas, Baznas Jabar Salurkan Puluhan Hewan ke Wilayah Rentan
Cabai Melejit Rp120 Ribu, Ketahanan Pangan Kota Bandung Tetap Terjaga
KDM: Sanksi Tegas Bagi Siapapun Yang “Merusak” SPMB di Jawa Barat
Len Perluas Dampak CSR untuk 13 Ribu Penerima Manfaat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 11:38 WIB

Sampah Menumpuk, Bandung Ajukan Status Darurat

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:37 WIB

Libur Idul Adha, 92 Ribu Tiket Kereta dari Daop 2 Bandung Ludes Terjual

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:36 WIB

Idul Adha 2026, Pegadaian Jabar Tebar Ratusan Paket Daging Kurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:35 WIB

Pakan Satwa Bandung Zoo Tembus Rp15 Juta per Hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:34 WIB

Kurban Jadi Penjaga Solidaritas, Baznas Jabar Salurkan Puluhan Hewan ke Wilayah Rentan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Sampah Menumpuk, Bandung Ajukan Status Darurat

Senin, 1 Jun 2026 - 11:38 WIB

BERITA UTAMA

Idul Adha 2026, Pegadaian Jabar Tebar Ratusan Paket Daging Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:36 WIB

BERITA UTAMA

Pakan Satwa Bandung Zoo Tembus Rp15 Juta per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:35 WIB