Pakan Satwa Bandung Zoo Tembus Rp15 Juta per Hari

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Di tengah sorotan publik terhadap kondisi satwa pascakematian dua harimau beberapa waktu lalu, pengelola transisi Bandung Zoo (Kebun Binatang Bandung) memastikan kebutuhan pakan ratusan satwa di kebun binatang tersebut tetap terpenuhi setiap hari. Tidak hanya memastikan kecukupan nutrisi, pengelola juga memperketat sistem biosecurity untuk menjaga kesehatan satwa.

Koordinator Pengelola Transisi Bandung Zoo, Rohman Suryaman mengatakan, hingga saat ini kebutuhan pakan satwa masih ditanggung Pemerintah Kota Bandung. Menurutnya, dukungan tersebut membuat kebutuhan dasar hampir 700 satwa tetap berjalan normal.

“Untuk pakan satwa sampai sekarang masih dibantu Pemerintah Kota Bandung. Alhamdulillah kebutuhan nutrisi satwa masih tercukupi sesuai kebutuhan masing-masing,” kata Rohman saat ditemui di Bandung Zoo, Kamis (28/5/2026).

Ia menjelaskan, total biaya pakan seluruh satwa mencapai sekitar Rp15 juta per hari. Angka itu mencakup kebutuhan rumput, buah-buahan, sayuran, hingga pakan konsentrat untuk berbagai jenis satwa.

Petugas tengah mempersiapkan pakan untuk satwa di Bandung Zoo

Bandung Zoo saat ini menampung 694 satwa dari berbagai spesies. Setiap jenis hewan memiliki pola makan berbeda, mulai dari satu kali hingga tiga kali pemberian pakan dalam sehari.

“Kalau ruminansia seperti rusa atau hewan pemakan rumput, biasanya makan pagi, siang, dan sore. Ada juga satwa yang cukup satu atau dua kali sehari,” katanya.

Aktivitas pemberian pakan dimulai sejak pagi. Petugas nutrisi dan keeper sudah menerima pasokan makanan sejak pukul 06.00 WIB. Selanjutnya, pakan didistribusikan ke masing-masing kandang sebelum akhirnya diberikan kepada satwa sekitar pukul 09.00 WIB.

Untuk memastikan keamanan makanan, Bandung Zoo menerapkan prosedur pembersihan ketat terhadap bahan pakan, khususnya sayur dan buah. Setiap bahan yang datang dari pemasok dicuci menggunakan cairan disinfektan sebelum diberikan kepada satwa.

“Tujuannya untuk menghindari kemungkinan kontaminasi zat berbahaya atau residu pestisida. Jadi semua tetap melalui proses biosecurity,” ungkap Rohman.

Selain memperketat pengawasan pakan, pengelola juga meningkatkan penanganan kesehatan lingkungan kandang. Penyemprotan disinfektan rutin dilakukan di area kandang dan kolam satwa. Pengelola juga bekerja sama dengan Rumah Sakit Hewan Cikole serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung untuk pengendalian tikus dan kucing liar di area kebun binatang.

Pasokan pakan sendiri berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat. Pisang didatangkan dari Cianjur Selatan, rumput dari Purwakarta, sementara ubi berasal dari kawasan Tanjungsari. Untuk sayuran seperti kangkung dan komoditas lain, vendor membeli langsung dari pasar tradisional.

Di tengah masa transisi pengelolaan Bandung Zoo, Rohman mengaku para karyawan memilih fokus menjaga kondisi satwa tetap stabil. Ia menyebut hingga saat ini tidak ada satwa yang sakit.

“Yang penting bagi kami sekarang satwa sehat dan terawat. Siapapun nanti pengelolanya, kami siap bekerja sama dan tetap fokus merawat satwa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner
Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur
TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:07 WIB

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:05 WIB

HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:07 WIB

BERITA UTAMA

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:06 WIB

BERITA UTAMA

HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:05 WIB