Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan: NU Menjadi Perekat Persatuan di Tengah Masyarakat

Senin, 10 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKAKARYA – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan berharap para tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Bekasi menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat, terutama menjelang agenda nasional Pemilu 2024.

Hal itu ditegaskan Dani Ramdan usai menghadiri Konsolidasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi, di Pondok Pesantren Al-Husna Waziyadah, Desa Sukamurni Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi, pada Minggu (09/04/2023).

“Saya berharap ke depan NU terus meningkat kemanfaatannya untuk masyarakat, apalagi menghadapi Pemilu 2024, saya ingin NU menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat, karena kyai-kyai NU punya karakter rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Dani melihat, NU ke depan tetap akan menjadi mitra utama pemerintah daerah, karena sejak berdirinya Kabupaten Bekasi hingga saat ini, NU telah memberikan kontribusi besar untuk Kabupaten Bekasi.

“Melihat sejarahnya, tanpa NU tidak ada Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Dani juga mengapresiasi kiprah PCNU Kabupaten Bekasi, mulai dari soliditas organisasi maupun kiprah dalam bidang dakwahnya. Apalagi saat ini PCNU sedang merintis di bidang pendidikan, dengan mendirikan sekolah NU yang memang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Bekasi.

Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, KH. Atok Romli Musthofa menyampaikan, saat ini NU semakin solid dan siap menggerakkan semua potensi untuk membangun Kabupaten Bekasi.

“Ya, sejak dulu NU menjadi bagian penting pemerintah dan tidak ada cerita NU berseberangan dengan pemerintah, Insya Allah NU solid dan siap membangun Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Selain di bidang dakwah dan pendidikan, kata dia, PCNU Kabupaten Bekasi akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membangun ekonomi masyarakat.

“Kita akan bantu program pemerintah, terutama menggerakkan ekonomi di tingkat bawah. Kita tahu sebagian besar Nahdliyin di Kabupaten Bekasi dari kelompok tani dan buruh, itu yang akan kita dorong membentuk wadah ekonomi yang melibatkan mereka semua, di antaranya membentuk koperasi,” terangnya.

KH Atok meyakini, sinergitas antara ulama dan umaro akan memberikan kontribusi besar untuk membangun Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik lagi.

Berita Terkait

Sampah Menumpuk, Bandung Ajukan Status Darurat
Libur Idul Adha, 92 Ribu Tiket Kereta dari Daop 2 Bandung Ludes Terjual
Idul Adha 2026, Pegadaian Jabar Tebar Ratusan Paket Daging Kurban
Pakan Satwa Bandung Zoo Tembus Rp15 Juta per Hari
Kurban Jadi Penjaga Solidaritas, Baznas Jabar Salurkan Puluhan Hewan ke Wilayah Rentan
Cabai Melejit Rp120 Ribu, Ketahanan Pangan Kota Bandung Tetap Terjaga
KDM: Sanksi Tegas Bagi Siapapun Yang “Merusak” SPMB di Jawa Barat
Len Perluas Dampak CSR untuk 13 Ribu Penerima Manfaat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 11:38 WIB

Sampah Menumpuk, Bandung Ajukan Status Darurat

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:37 WIB

Libur Idul Adha, 92 Ribu Tiket Kereta dari Daop 2 Bandung Ludes Terjual

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:36 WIB

Idul Adha 2026, Pegadaian Jabar Tebar Ratusan Paket Daging Kurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:35 WIB

Pakan Satwa Bandung Zoo Tembus Rp15 Juta per Hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:34 WIB

Kurban Jadi Penjaga Solidaritas, Baznas Jabar Salurkan Puluhan Hewan ke Wilayah Rentan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Sampah Menumpuk, Bandung Ajukan Status Darurat

Senin, 1 Jun 2026 - 11:38 WIB

BERITA UTAMA

Idul Adha 2026, Pegadaian Jabar Tebar Ratusan Paket Daging Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:36 WIB

BERITA UTAMA

Pakan Satwa Bandung Zoo Tembus Rp15 Juta per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:35 WIB