Bey Temui Warga Purabaya Sukabumi Yang Terisolasi Akibat Terdampak Bencana

Sabtu, 7 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Sukabumi (BRS) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin menemui warga korban banjir dan pergerakan tanah di Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi yang terdampak bencana longsor dan pergerakan tanah.

Bey mengungkapkan kehadirannya untuk memastikan semua kebutuhan warga terpenuhi.

“Ada 215 KK, 712 jiwa terisolasi, mereka mengungsi dan ini kami akan laporkan ke BNPB, pertama harus dilakukan asesment oleh PVMBG, apakah masih aman atau tidak. Kalau sudah tidak aman harus relokasi, sesegera mungkin,” kata Bey Machmudin saat ditemui di lokasi, Jumat (6/12/2024).

“Tadi saya bertemu dengan pengungsi, jadi warga di sini yang merasa sudah tidak aman walaupun di sini hanya empat rumah yang ambruk amblas, tiga rumah amblas, satu rumah sebetulnya masih ada tapi sudah tidak aman untuk ditempati,” jelas Bey.

Sebelum meninjau lokasi bencana di Kecamatan Purabaya, Bey Machmudin mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemui warga terdampak bencana.

“Tadi juga Pak Wapres ke Cikembar, mereka menyampaikan secepat mungkin melakukan relokasi warga utamanya bagi rumah terdampak,” jelas Bey.

Tak hanya itu, Bey juga menyampaikan pesan Wapres Gibran yang menginginkan anak-anak segera bersekolah agar mereka tidak terlalu larut dalam rasa cemas dan ketakutan.

“Dan beliau memintanya sebetulnya anak-anak segera mungkin bisa sekolah jangan sampai libur terlalu lama, jadi diperhatikan betul, nanti jadi kami akan laporkan karena kan di sini sepertinya masih belum baik penanganannya,” tutur Bey.

Bey juga menyatakan bahwa warga menginginkan kepastian terkait tempat tinggal yang layak huni dan aman. Hal itu terungkap, ketika Bey berbincang-bincang dengan warga Kecamatan Purabaya.

“Kalau mereka perlu kepastian kapan mereka bisa tinggal di tempat yang aman, jadi kalaupun relokasi mereka bersedia untuk relokasi,” katanya.

Terkait pasokan logistik makanan, Bey menyebut kondisi dapur umum sudah berjalan baik. Meskipun memang masih ada sedikit kendala keterlambatan dalam menyiapkan makanan untuk 700 orang, namun hal itu akan segera diperbaiki karena keselamatan warga menjadi prioritas utama.

“Logistik aman, tadi makan siang kita tahu ada 700 orang lebih, dapur umumnya masaknya jam 12, jadi baru mungkin sekarang hampir sore baru siap. Saya minta bu Camat lebih awal lagi menyiapkan makanan, jangan sampai mereka mengungsi tapi (disiapkan makanannya telat). Diusahakan lagi mereka makan pagi jam 7, makan siang jam 12, makan malam jam 7,” pungkas Bey.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Jumat, 11 September 2026 - 08:41 WIB

Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut

Berita Terbaru

BEKASI TERKINI

Pertamina dan Jababeka Lanjutkan Kolaborasi Menuju Net Zero Emission

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:48 WIB