Pemprov Jabar Realokasikan Rp5,1 Triliun APBD 2025 untuk Infrastruktur dan Layanan Publik

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas layanan publik melalui realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Langkah efisiensi sebesar Rp5,1 triliun ini dialihkan ke sektor-sektor prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa kebijakan ini dilaksanakan secara akuntabel dan efisien, sesuai arahan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ.

“Anggaran hasil efisiensi ini sebagian besar kami arahkan untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp3,6 triliun, yang mencakup jalan, jembatan, irigasi, elektrifikasi, transportasi, dan sanitasi,” ungkap Herman di Bandung, Jumat (19/4).

Tak hanya itu, sektor pendidikan menerima alokasi Rp1,3 triliun, kesehatan Rp122,9 miliar, serta penyediaan cadangan pangan sebesar Rp46,1 miliar. Anggaran juga diarahkan ke berbagai program peningkatan kesejahteraan, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi senilai Rp35,5 miliar.

Menurut Herman, langkah ini selaras dengan visi-misi kepala daerah dan program prioritas nasional. “Prosesnya dipimpin langsung oleh Pak Gubernur, dan setiap rupiah diarahkan untuk rakyat,” tambahnya.

Pemprov Jabar juga memangkas anggaran perjalanan dinas hingga Rp390 miliar, atau lebih dari 51 persen dari total sebelumnya. Herman menyebut, hal ini menjadi bukti nyata komitmen efisiensi birokrasi yang efektif.

Pergeseran APBD ini disusun secara transparan, melalui konsultasi dua tahap dengan Kementerian Dalam Negeri pada 7 dan 14 Maret 2025. Setelah ditetapkan 20 Maret, realokasi dilaporkan kepada DPRD pada 27 Maret 2025.

“Semua proses dibuka ke publik, bahkan diunggah langsung oleh Pak Gubernur di media sosialnya. Struktur APBD hasil pergeseran juga bisa diakses secara bebas melalui situs JDIH Pemprov Jabar,” pungkas Sekda Herman.

Melalui realokasi ini, Pemprov Jawa Barat menegaskan bahwa setiap kebijakan anggaran diarahkan pada manfaat nyata untuk masyarakat, dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola keuangan yang baik.

Berita Terkait

Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan
Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:33 WIB

Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:07 WIB

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Kredit Jabar Tumbuh 8,58 Persen, OJK Soroti Kualitas Pembiayaan

Kamis, 3 Sep 2026 - 08:33 WIB

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB