Jawa Barat Targetkan Birokrasi yang Bersih dan Akuntabel di Tahun 2025

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menargetkan seluruh pemerintah daerah di provinsi ini untuk mencapai Indeks Reformasi Birokrasi dengan predikat minimal A atau memuaskan di tahun 2025.

“Target ini menandakan bahwa birokrasi di Jawa Barat harus bersih, akuntabel, melayani, dan efisien dalam penggunaan anggaran,” ucap Asisten Administrasi Umum Setda Jabar, Kusmana Hartadji, usai membuka Forum Asistensi Daerah Bidang Administrasi Umum se-Jabar tahun 2025 di Garut, Selasa (26/8/2025).

Untuk mencapai target ini, Pemprov Jabar memperkuat peran para asisten administrasi umum melalui Forum Asistensi Daerah Bidang Administrasi Umum Se-Jawa Barat Tahun 2025.

Asisten administrasi umum merupakan pejabat yang dituntut paling paham tentang reformasi birokrasi dan berperan penting dalam menggerakkan pencapaian indikator makro.

Kusmana mengungkapkan, reformasi birokrasi bukan hanya sekadar urusan administrasi, melainkan penggerak pencapaian indikator makro seperti pertumbuhan ekonomi, pengurangan kemiskinan, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.

“Dengan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan adaptif, maka anggaran, kebijakan, dan pelayanan publik akan lebih tepat sasaran,” ucapnya.

Capaian reformasi birokrasi di 27 pemda kabupaten/kota, termasuk provinsi pada 2024 relatif menggembirakan. Rata-rata nilai indeks reformasi birokrasi kabupaten/kota mencapai 84,02 poin atau naik 8,41 poin dari tahun sebelumnya.

“Dari 27 kabupaten/kota, 23 diantaranya sudah meraih predikat A, sementara empat kabupaten/kota berada di predikat BB,” jelas Kusmana.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Pemprov Jabar telah mengembangkan aplikasi Surabi 3.0 (Sistem Pengukuran Reformasi Birokrasi Terintegrasi).

“Aplikasi ini membantu evaluasi implementasi reformasi birokrasi perangkat daerah dengan waktu pelaksanaan Juli 2025 – Februari 2026,” jelasnya.

Dengan Surabi 3.0, asisten administrasi umum bertanggung jawab terhadap pelaksanaan evaluasi reformasi birokrasi di perangkat daerah dan harus mengambil posisi sebagai motor penggerak koordinasi agar seluruh perangkat daerah bergerak serempak dan tidak ada lagi disparitas antarwilayah.

Dengan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan responsif, Pemprov Jabar optimistis bahwa Jawa Barat dapat mewujudkan target-target pembangunan dan mencapai predikat A dalam Indeks Reformasi Birokrasi di tahun 2025.

Berita Terkait

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB