Bio Farma: Bandung Siap Jadi Pusat Health dan Edu-Tourism Nasional

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – PT Bio Farma (Persero) menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan citra Kota Bandung sebagai pusat inovasi melalui sektor kesehatan dan ilmu pengetahuan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pemasaran Bio Farma, dr. Kamelia Faisal, saat menjadi narasumber dalam Seminar City Branding bertema “Mendorong Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung” yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bandung bekerja sama dengan MCorp, di Hotel Aryaduta Bandung, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Marketing Convention 2025, yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, akademisi, industri, hingga media.

Tujuannya untuk membahas strategi memperkuat daya saing Bandung sebagai kota yang kreatif, inovatif, dan kompetitif di tingkat nasional maupun global.

Dalam sesi panel bertajuk “Merumuskan Potensi Ekonomi Berbasis Kesehatan dan Pengetahuan di Kota Bandung”, dr. Kamelia menekankan bahwa sektor kesehatan memiliki peran penting dalam membentuk ekonomi berbasis inovasi.

Ia menilai, Bandung memiliki ekosistem riset dan industri yang solid untuk menjadi pusat pengembangan kesehatan nasional.

“Bandung bukan sekadar tempat kami beroperasi, tetapi rumah bagi lahirnya ide-ide masa depan kesehatan. Sejak berdiri pada 1890, Bio Farma berkomitmen menjaga citra Bandung sebagai kota inovasi dan kesehatan,” kata dr. Kamelia.

Menurutnya, kombinasi antara potensi geografis Bandung, kemajuan riset kesehatan, serta strategi komunikasi yang tepat dapat membuka peluang baru dalam pengembangan health tourism dan edu-tourism.

Melalui berbagai inisiatif seperti riset bersama perguruan tinggi, pelatihan tenaga kesehatan, hingga wisata edukasi vaksin, Bio Farma berupaya menjadikan Bandung destinasi unggulan yang menggabungkan sains, kesehatan, dan pariwisata.

“City branding yang kuat tidak lahir dari slogan, tetapi dari karya nyata. Dari Bandung, kita bangun reputasi kota yang menyehatkan bangsa dan menginspirasi dunia,” tambahnya.

Diskusi yang berlangsung interaktif ini juga menyoroti pentingnya merumuskan indikator kinerja lintas sektor sebagai tolok ukur pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan.

Selain Bio Farma, hadir pula perwakilan dari Bapperida, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Badan Geologi, serta pelaku industri kesehatan dan perhotelan yang turut memberikan pandangan tentang arah penguatan citra Bandung di masa depan.

Kehadiran Bio Farma dalam forum ini menjadi bukti nyata kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan di Kota Bandung.

Berita Terkait

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB