MCK & Sampah Di Kelurahan Citarum Segera Ditangani Pemkot

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera menindaklanjuti sejumlah persoalan lingkungan di Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan. Di antaranya terkait kondisi MCK umum dan pengelolaan sampah.

Hal tersebut tercetus dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana yang dihadiri Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan bersama jajaran kewilayahan, Selasa (16/12/2025).

Lurah Citarum Aang Irpan Mujahid menyampaikan, salah satu persoalan utama di wilayahnya adalah keterbatasan lahan untuk pengolahan sampah.

Seluruh lahan yang ada di Kelurahan Citarum saat ini telah terisi, sehingga diperlukan solusi alternatif.

“Karena keterbatasan lahan, Pak Wali akan mencari solusi pengolahan sampah. Saat ini, sejumlah alternatif masih dalam tahap kajian,” kata Aang.

Selain persoalan sampah, Pemkot Bandung juga akan memnemahi MCK umum yang ada di wilayah tersebut.

MCK tersebut masih dimanfaatkan oleh warga, khususnya beberapa warga yang belum memiliki fasilitas toilet di rumahnya.

“Keberadaan MCK ini sudah turun-temurun dan masih digunakan oleh warga. Karena itu, Pak Wali akan menindaklanjuti dengan perbaikan MCK agar lebih layak dan nyaman,” kata Aang.

Dalam kesempatan tersebut, persoalan keamanan dan ketertiban lingkungan juga menjadi perhatian.

Sejumlah warga mengeluhkan aktivitas anak muda yang disebut berasal dari luar wilayah Citarum, yang kerap nongkrong menggunakan kendaraan di Jalan Citarum, terutama pada malam akhir pekan, sehingga mengganggu ketertiban dan akses warga.

Menindaklanjuti hal itu, unsur kewilayahan bersama aparat keamanan rutin melakukan patroli. Pemkot Bandung pun memastikan akan melakukan penertiban untuk menjaga kenyamanan warga.

Fokus penanganan saat ini diarahkan ke RW 05 Kelurahan Citarum, yang merupakan penerima Program Prakarsa 2026 dan memiliki jumlah penduduk terbanyak di wilayah tersebut.

Sejumlah keluhan warga telah dicatat dan ditindaklanjuti, termasuk dengan menurunkan dinas terkait.

Aang menambahkan, kegiatan Siskamling Siaga Bencana mendapat respons positif dari masyarakat. Warga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang dihadapi di lingkungannya.

“Antusiasme warga cukup tinggi. Mereka datang dan menyampaikan aspirasi secara langsung, dan alhamdulillah banyak keluhan yang langsung ditindaklanjuti,” ujarnya.

Melalui Siskamling Siaga Bencana, Pemkot Bandung berharap dapat memperkuat kesiapsiagaan lingkungan sekaligus mempercepat penanganan persoalan dasar masyarakat di tingkat kewilayahan.

Selanjutnya, proses peninjauan ke lokasi rencananya akan dilaksanakan pada Rabu 17 Desember 2025.

Berita Terkait

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB