Kota Bandung Resmi Terapkan Ekosistem Pangan Sehat di Sekolah

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya menciptakan ekosistem pangan sehat di sekolah. Hal iti ditandai dengan dikeluarkannya Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Ekosistem Pangan Sehat di Lingkungan Sekolah.

Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) serta mencegah penyakit tidak menular (PTM) seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung sejak usia dini.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan baru-baru ini menjelaskan, peraturan ini merupakan bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap masa depan anak-anak.

“Peraturan Wali Kota ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk memastikan sekolah menjadi ruang yang aman. Bukan hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga dari pangan yang dikonsumsi setiap hari. Ini langkah strategis mencegah penyakit tidak menular sejak dini,” kata Farhan.

Implementasi ekosistem pangan sehat ini diawali di tingkat Sekolah Dasar melalui lima sekolah percontohan.

Pemkot Bandung menilai pembiasaan pola makan sehat sejak usia dini akan membentuk gaya hidup hingga dewasa, bahkan berdampak pada keluarga dan lingkungan sekitar.

“Dari lima sekolah percontohan ini, kami berharap lahir gerakan bersama yang menjangkau seluruh sekolah di Kota Bandung. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi Bandung yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tambahnya.

Perwal ini mengatur sejumlah aspek penting dalam menciptakan lingkungan pangan sehat di sekolah.

Di antaranya, penetapan standar kantin sekolah agar menyediakan makanan yang aman, higienis, dan bergizi; pembatasan penjualan jajanan tinggi gula, garam, dan lemak; serta pelarangan bahan pangan yang tidak baik bagi kesehatan.

Selain itu, regulasi ini juga mengatur peran dan tanggung jawab sekolah serta pedagang dalam menerapkan ekosistem pangan sehat. Edukasi gizi dan praktik gaya hidup sehat didorong untuk terintegrasi dalam kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler.

Untuk memastikan implementasi berjalan efektif, Perwal ini mendorong pemantauan partisipatif yang melibatkan komite sekolah, guru, orang tua, dan siswa.

Kolaborasi lintas sektor juga diperkuat, termasuk dengan perangkat daerah terkait dan masyarakat luas.

Peluncuran kebijakan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kota Bandung dalam jaringan global Partnership for Healthy Cities, yang beranggotakan lebih dari 70 kota di dunia.

Jaringan ini berfokus pada upaya penyelamatan nyawa melalui pencegahan penyakit tidak menular dan cedera.

Sementara itu, Deputy Director Asia Pacific Region Partnership for Healthy Cities, Farhad Ali menyambut baik langkah yang diambil Kota Bandung.

“Kami menyambut langkah Kota Bandung dalam menciptakan lingkungan pangan sehat di sekolah. Ini menunjukkan komitmen nyata melindungi generasi masa depan melalui kebijakan berbasis bukti dan kolaborasi,” pungkasnya.

Dengan diterapkannya Perwal Nomor 8 Tahun 2026 ini, Kota Bandung diharapkan menjadi pionir dalam membudayakan konsumsi pangan sehat di lingkungan sekolah.

Berita Terkait

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB