Tambah Kapasitas Mudik Lebaran, KAI Siap Operasikan Kereta Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai membuka penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan pada 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Tiket tersedia melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi penjualan lainnya sebagai bagian dari persiapan layanan angkutan Lebaran.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan kehadiran layanan ini merupakan respons atas meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang mudik.

“Kereta Ekonomi Kerakyatan dihadirkan untuk memperluas akses perjalanan Lebaran. Kapasitas bertambah, kenyamanan meningkat, dan tarif tetap terjangkau. Ini menjadi strategi menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kualitas perjalanan saat permintaan meningkat,” ucap Franoto dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).

Kereta Ekonomi Kerakyatan dirangkaikan dalam KA Tambahan relasi Pasarsenen–Lempuyangan dengan komposisi lima kereta eksekutif dan empat kereta ekonomi kerakyatan.

“Total kapasitas yang disediakan mencapai 622 tempat duduk, terdiri dari 250 kursi eksekutif dan 372 kursi ekonomi kerakyatan,” jelas Franoto.

Adapun pola operasional layanan tambahan tersebut meliputi:

– KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen berangkat 06.00 WIB dan tiba 13.56 WIB

– KA 7040 Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan berangkat 15.25 WIB dan tiba 22.57 WIB

Sarana ekonomi kerakyatan merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan tim Balai Yasa Manggarai. Penataan ulang interior serta konfigurasi kursi dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan jarak jauh.

Setiap kereta kini memiliki 93 kursi dengan formasi 3:2 yang lebih ergonomis dan lapang dibanding konfigurasi lama berkapasitas 106 kursi. Kursi juga dilengkapi fitur reversible yang memungkinkan arah duduk menyesuaikan laju kereta, sehingga meningkatkan kenyamanan penumpang.

Dari sisi tarif, kelas ini ditempatkan di antara layanan PSO dan ekonomi reguler. Skema tersebut memberikan alternatif perjalanan dengan harga tetap terjangkau namun fasilitas lebih baik dibandingkan ekonomi bersubsidi.

Franoto menambahkan, optimalisasi sarana eksisting menjadi langkah cepat untuk meningkatkan kapasitas angkutan Lebaran tanpa mengorbankan kualitas layanan.

“Lebaran menuntut kesiapan menyeluruh. Melalui inovasi pada sarana yang ada, kapasitas bertambah dan kualitas perjalanan meningkat. Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal serta kelas sesuai kebutuhan,” katanya.

Pengoperasian Kereta Ekonomi Kerakyatan sekaligus memperluas akses transportasi publik berbasis rel, mendukung kelancaran arus mudik, serta menjaga keterjangkauan layanan bagi berbagai segmen masyarakat selama periode Lebaran 2026.

Berita Terkait

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB