Bandung (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyiapkan sebanyak 57.106 tiket kereta api jarak jauh selama periode libur panjang peringatan Wafat Yesus Kristus, yang berlangsung pada 3–6 April 2026. Tingginya minat masyarakat terlihat dari tingkat okupansi yang telah mencapai 86,3 persen.
Dalam keterangan resminya, Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan penyediaan kapasitas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Kami memastikan ketersediaan tempat duduk tetap optimal untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang memanfaatkan libur panjang ini untuk bepergian,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan 27 perjalanan kereta api jarak jauh, terdiri dari 24 KA reguler, 1 KA fakultatif, serta 2 KA tambahan. Dua perjalanan tambahan tersebut melayani relasi Bandung–Solobalapan dan Kiaracondong–Kutoarjo (KA Kutojaya Selatan Tambahan).
Menurut Kuswardojo, destinasi favorit pelanggan masih didominasi kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.
Berdasarkan data per Sabtu (4/4) siang, sebanyak 49.256 tiket telah terjual dari total kapasitas yang tersedia. “Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api,” katanya.
Ia menambahkan, lonjakan mobilitas pada masa libur panjang telah diantisipasi melalui penambahan perjalanan serta peningkatan kapasitas tempat duduk.
Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk petugas di lapangan, guna menjaga kualitas layanan tetap prima.
“Kami berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan,” kata Kuswardojo.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi ketentuan bagasi demi kelancaran perjalanan.






