PTBI 2023 : Optimis Ekonomi Jabar 2024 Akan Meningkat

Jumat, 1 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Provinsi Jawa Barat (Jabar) 2023 yang digelar semalam di BI Jabar, disampaikan mengenai meningkatnya perekonomiam Jabar pada Triwulan III 2023 yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,57%,

Deputi Kepala BI Jabar Bambang Pramono menyampaikan, pertumbuhan ekonomi ini turut didukung dengan stabilitas harga di Jabar yang sejalan dengan realisasi inflasi Oktober 2023 yang tercatat rendah sebesar 2,58% (yoy).

“Atas capaian ini, Bank Indonesia memprakirakan ekonomi Jabar pada tahun 2023 akan tumbuh positif di kisaran 4,7% sampai 5,5%, dengan rentang inflasi yang berada dalam sasaran sebesar 3%±1%,” kata Bambang dalam jumpa pers usai acara PTBI di Kantor BI Jabar, Jl. Braga Bandung, Rabu (29/11/2023).

“Pencapaian positif ini karena hasil kerja keras seluruh stakeholders di Jabar khususnya Pemerintah Daerah, akademisi, pelaku usaha, media massa dalam mewujudkan bergeraknya roda perekonomian Jabar,” ungkap Bambang.

Bambang menjelaskan, memasuki tahun 2024, perekonomian global masih menghadapi sejumlah tantangan. Ketegangan geopolitik yang masih berlanjut, suku bunga global yang berada di level yang tinggi disertai dengan kebijakan moneter, berpotensi menimbulkan ketidakpastian ekonomi.

“Beberapa tantangan struktural seperti gejolak harga pangan, utamanya beras, hingga belum meratanya realisasi investasi membayangi kinerja pertumbuhan ekonomi Jabar,” jelas Bambang.

Untuk mengantisipasi dampak berbagai tantangan itu, lanjut Bambang, sinergi dan kolaborasi dalam memperkuat ketahanan dan kebangkitan ekonomi menjadi kunci.

“Ada 7 rekomendasi kebijakan dalam mendorong kebangkitan ekonomi Jabar. Pertama adalah memperluas upaya pengendalian inflasi pangan yang bersifat seasonal dan struktural. Kedua, menjaga daya beli masyarakat melalui insentif, optimalisasi realisasi belanja pemerintah, mendorong pemerataan realisasi investasi hingga mendorong ekspor dan local value chain industri besar,” kata Bambang.

“Ketiga, mendorong akselerasi pembangunan infrastruktur konektivitas. Serta keempat, meningkatkan hilirisasi industri, utamanya industri electric vehicle. Kelima, perluasan digitalisasi di berbagai aspek perekonomian. Keenam, penguatan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan seperti ekonomi keuangan syariah dan green economy, terakhir, semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi pentahelix,” ungkap Bambang.

Bambang melanjutkan, melalui berbagai rekomendasi kebijakan tersebut, Bank Indonesia memprakirakan perekonomian Jabar di tahun 2024 berpotensi tetap tumbuh positif pada rentang 4,9%-5,7%.

Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada stakeholders dan mitra strategis khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas Bank Indonesia Jabar dalam pemulihan ekonomi dan pengendalian inflasi, khususnya dalam penyusunan riset rekomendatif yang bekerja sama dengan ISEI Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat.

“Seluruh hasil riset rekomendatif terbaik selanjutnya disusun dalam bentuk Buku Rekomendasi Kebijakan Memajukan Ekonomi Jawa Barat yang diserahkan secara langsung oleh Ketua ISEI Prof. Martha Fani Cahyandito kepada Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Taufiq Budi Santoso,” pungkas Bambang.

Diketahui, Bank Indonesia Jawa Barat, Rabu (29/11), menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Provinsi Jawa Barat (Jabar) 2023, dengan tema “Sinergi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Nasional”.

Pertemuan ini dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Forkopimda, Bupati/Walikota se-Jawa Barat, OJK, instansi vertikal, perbankan, akademisi, asosiasi, pelaku usaha dan seluruh mitra kerja Bank Indonesia di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Pj Sekda Jabar Taufiq Budi Santoso menyebut, 2024 tantangannya cukup signifikan serta harus dapat diantisipasi.

“Kita cepat merespons dan sigap untuk bisa membooster dan menjaga pertumbuhan. Jadi tiga kata kunci ini menjadi penting untuk kita perhatikan,” sebut Taufiq.

Ia juga mengingatkan penting untuk kolaborasi antar- stakeholders dalam upaya pengembangan ekonomi daerah, serta mengatasi tantangan ekonomi mendatang.

Gelaran PTBI Provinsi Jawa Barat tersebut dilaksanakan secara back-to-back dengan PTBI Nasional yang dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

Berita Terkait

Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota
Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI
Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Naik Kelas! KA Bangunkarta dan Singasari Kini Gunakan Rangkaian Baru, Layanan KAI Makin Nyaman
Diplomasi Kesehatan, Bio Farma Group Dorong Ekspansi Global Industri Farmasi Indonesia
PLN Jabar Perkuat Kompetensi Kendaraan Listrik Inovasi SMKN 8 Bandung
Akan Ada Wayang Purbalingga, Menghidupkan Rindu Budaya Di Bandung
Bandung Cetak Pelatih dan Talenta Sepak Bola Putri Berkelas Dunia

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 10:47 WIB

Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota

Sabtu, 18 April 2026 - 10:46 WIB

Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI

Jumat, 17 April 2026 - 10:45 WIB

Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Kamis, 16 April 2026 - 10:45 WIB

Naik Kelas! KA Bangunkarta dan Singasari Kini Gunakan Rangkaian Baru, Layanan KAI Makin Nyaman

Rabu, 15 April 2026 - 10:44 WIB

Diplomasi Kesehatan, Bio Farma Group Dorong Ekspansi Global Industri Farmasi Indonesia

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:45 WIB