Warga Jabar Harus Berperan Untuk Indonesia Emas 2045

Kamis, 18 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Itu merupakan salah satu poin yang disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin dalam Rapat Pimpinan (Rapim) bersama Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (16/1/2024).

“Demi menyukseskan Indonesia Emas 2045, bonus demografi harus diantisipasi dengan sumber daya manusia yang sehat dan cerdas,” kata Bey di hadapan awak media.

“Jadi warga Jabar tak boleh hanya menjadi pemeran figuran semata, melainkan harus jadi aktor penting dalam Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Menurut Bey, salah satu bentuknya adalah mengantisipasi bonus demografi penduduk, seperti diantaranya dengan menyiapkan sistem pendidikan yang “link and match” dengan dunia industri.

Poin lain yang menjadi pembahasan dalam rapim adalah program prioritas Pemprov Jabar tahun 2024.

“Rapim membahas beberapa program prioritas dan ada beberapa hal penting, seperti antaranya penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, inflasi, dan infrastruktur. Itu sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden,” jelas Bey.

Ia menuturkan, seperti terkait infrastruktur, tahun 2024 masih ada beberapa perbaikan jalan di seluruh wilayah Jabar.

Selain program prioritas di tahun 2024, Bey juga mengapresiasi aplikasi Sapawarga yang telah memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat dengan mengembangkan fitur pengaduan masalah yang langsung ditindaklanjuti oleh setiap perangkat daerah. 

“Sapawarga menjadi salah satu alat untuk melaporkan kepada kami, kemudian diteruskan ke kepala perangkat daerah, untuk ditindaklanjuti. Kalau tidak melaporkan ke Sapawarga, tetap kami tindaklanjuti,” ungkap Bey.

“Beberapa dinas tadi saya apresiasi, termasuk Diskominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPBD” sebutnya.

Tak lupa, Bey juga memuji kesigapan rekan-rekan ASN di Dinas Sosial Jabar yang bergerak menindaklanjuti aduan masyarakat.

Berita Terkait

PRSSNI Jabar: Transformasi Digital Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Radio
Harga Pangan di Kota Bandung Berangsur Stabil
KDM Dorong Sekolah Swasta Tampung Siswa Tak Mampu
UMKM Naik Kelas Dimulai dari Sistem, Bukan Sekadar Tambah Cabang
Diskon Tiket KA 30 Persen Dorong Lonjakan Wisata ke Bandung
Libur Tahun Baru Islam, Perjalanan KA Dari Daop 2 Tembus 77 Ribu Penumpang
Job Fair Bandung 2026 Buka Ribuan Lowongan, Jadi Senjata Tekan Pengangguran
BPR dan BPRS Perkuat Akses Keuangan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 11:59 WIB

PRSSNI Jabar: Transformasi Digital Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Radio

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:59 WIB

Harga Pangan di Kota Bandung Berangsur Stabil

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:57 WIB

KDM Dorong Sekolah Swasta Tampung Siswa Tak Mampu

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:56 WIB

UMKM Naik Kelas Dimulai dari Sistem, Bukan Sekadar Tambah Cabang

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:55 WIB

Diskon Tiket KA 30 Persen Dorong Lonjakan Wisata ke Bandung

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Harga Pangan di Kota Bandung Berangsur Stabil

Minggu, 21 Jun 2026 - 11:59 WIB

BERITA UTAMA

KDM Dorong Sekolah Swasta Tampung Siswa Tak Mampu

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:57 WIB

BERITA UTAMA

UMKM Naik Kelas Dimulai dari Sistem, Bukan Sekadar Tambah Cabang

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:56 WIB

BERITA UTAMA

Diskon Tiket KA 30 Persen Dorong Lonjakan Wisata ke Bandung

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:55 WIB