BPR dan BPRS Perkuat Akses Keuangan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Keberadaan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) terus menjadi salah satu pilar penting dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat. Peran tersebut kembali ditegaskan dalam peringatan Hari BPR-BPRS Nasional yang digelar di Lapangan Tegalega, Kota Bandung beberapa waktu lalu.

Mengusung tema “Langkah BPR-BPRS untuk Negeri, Ekonomi Rakyat Maju”, kegiatan yang diikuti lebih dari 10.000 peserta itu menjadi ajang untuk memperkuat literasi keuangan sekaligus mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari jalan sehat, edukasi keuangan, layanan konsultasi, hingga bazar UMKM yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.

Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, mengatakan BPR dan BPRS memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah karena mampu menjangkau masyarakat yang selama ini belum sepenuhnya terlayani oleh layanan keuangan formal.

“BPR dan BPRS memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat serta pelaku UMKM. Kehadiran mereka sangat penting dalam memperluas akses pembiayaan, mendorong inklusi keuangan, dan memperkuat ekonomi rakyat hingga ke tingkat daerah,” kata Darwisman dalam siaran pers OJK, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, akses keuangan yang mudah dan terjangkau menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kapasitas usaha masyarakat. Dengan dukungan pembiayaan yang tepat, pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang kerja baru di lingkungannya.

Pada momentum tersebut, OJK Jawa Barat juga membuka layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan konsultasi keuangan bagi masyarakat. Layanan ini dimanfaatkan warga untuk memperoleh informasi terkait riwayat kredit, akses pembiayaan, hingga pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai ketentuan.

Darwisman menilai literasi keuangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan akses layanan keuangan. Menurutnya, masyarakat tidak hanya perlu mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga harus memahami manfaat, risiko, dan hak sebagai konsumen jasa keuangan.

“Peningkatan inklusi keuangan harus dibarengi dengan penguatan literasi keuangan. Masyarakat yang memahami produk dan layanan keuangan akan lebih mampu mengambil keputusan yang tepat serta terhindar dari berbagai risiko keuangan ilegal,” katanya.

Peran BPR dan BPRS selama ini dinilai sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat kecil. Selain melayani sektor UMKM, lembaga keuangan tersebut juga menjadi salah satu sumber pembiayaan bagi pelaku usaha di daerah yang membutuhkan akses modal secara cepat dan mudah.

Melalui peringatan Hari BPR-BPRS Nasional, OJK bersama industri perbankan daerah ingin menegaskan komitmen untuk terus memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif. Kolaborasi antara regulator, perbankan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat yang lebih merata.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, BPR dan BPRS diyakini akan terus memainkan peran strategis sebagai jembatan akses keuangan bagi masyarakat dan UMKM, sekaligus menjadi penggerak penting dalam pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

 

Gambar: Ilustrasi AI

Berita Terkait

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner
Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur
TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:07 WIB

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:05 WIB

HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:07 WIB

BERITA UTAMA

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:06 WIB

BERITA UTAMA

HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:05 WIB