Kolaborasi APINDO Jabar dan Forkopimda Garut Wujudkan Iklim Usaha Bebas Premanisme

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut (BRS) – Ketua DPP APINDO Jawa Barat, Ning Wahyu, turun langsung ke Garut usai video pernyataannya mengenai maraknya praktik premanisme di sektor usaha viral di media sosial. Aksi cepat itu ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi strategis lintas lembaga yang digelar di Pendopo Garut pada Jumat (23/5/2025) lalu.

Rapat dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Wakil Ketua DPRD Garut Ayi Suryana, Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan, Kasrem 062 Tarumanegara Letkol Inf Hamzah Budi Susanto, Dandim 0611 Letkol Inf Andrik Fachrizal, Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, serta perwakilan kejaksaan, pelaku usaha, dan Ketua APINDO Garut, Tedy Golsom.

Dalam forum tersebut, Ning Wahyu menyampaikan sejumlah tantangan serius yang dihadapi pelaku usaha di daerah, termasuk biaya logistik tinggi, ketidakpastian hukum, hingga premanisme yang kerap mengganggu sejak awal pembangunan industri hingga tahap rekrutmen tenaga kerja.

“Modusnya bervariasi, mulai dari intimidasi hingga gugatan tak berdasar hukum. Ini tak hanya merugikan pengusaha, tetapi juga menciptakan iklim usaha yang tidak sehat,” kata Ning Wahyu dalam keterangan resminya yang diterima Redaksi, Senin (26/5/2025).

APINDO Jabar pun menginisiasi pilot project anti-premanisme yang akan dilaksanakan di Garut, berkolaborasi dengan Polda Jabar, Korem 062 Tarumanegara, serta seluruh unsur Forkopimda.

Pendekatan yang ditawarkan bersifat jangka panjang, dengan fokus pada edukasi masyarakat sekitar kawasan industri—mengenai mindset bisnis, standar kerja, hingga pelatihan keterampilan.

Komitmen penuh datang dari seluruh stakeholder. Polda Jabar siap membentuk pos pengamanan industri dan merespons cepat laporan dari pelaku usaha. Korem dan Kodim menyatakan akan turun langsung ke lapangan tanpa menunggu permintaan. Sementara Kejaksaan Negeri Garut menjamin atensi khusus terhadap kasus yang berkaitan dengan premanisme untuk memberikan efek jera.

DPRD Garut turut mendukung percepatan pengembangan kawasan industri terpadu, sementara Bupati Garut menginstruksikan DPMPTSP untuk segera menindaklanjuti kebutuhan perizinan.

“Kami apresiasi gerak cepat semua pihak. Garut bisa jadi contoh daerah yang naik kelas, profesional, aman untuk investasi, dan tumbuh secara ekonomi,” pungkas Ning Wahyu.

Berita Terkait

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB