Nataru Hari ke-10, Dirut KAI Pantau Langsung Posko di Stasiun Bandung

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Memasuki hari ke-10 masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin turun langsung meninjau Posko Angkutan Nataru di Stasiun Bandung, Sabtu (27/12/2025).

Peninjauan dilakukan di tengah tingginya arus penumpang libur akhir tahun guna memastikan layanan tetap aman, lancar, dan terkendali.

Dalam kunjungannya, Dirut KAI memantau kesiapan posko, sarana dan prasarana stasiun, pengaturan arus penumpang, serta kesiapan petugas operasional dan pelayanan. Stasiun Bandung menjadi fokus karena berperan sebagai salah satu simpul transportasi utama di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung selama periode Nataru.

“Kehadiran posko ini memastikan setiap perjalanan kereta api berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu. Kami ingin pelanggan merasakan pengalaman mudik dan liburan yang berkesan selama Nataru,” kata Bobby.

Bobby juga menyapa pelanggan di ruang tunggu stasiun dan berdialog langsung untuk mendengar pengalaman perjalanan mereka. Interaksi ini menjadi bagian dari upaya KAI menjaga kualitas layanan di tengah lonjakan volume penumpang.

Berdasarkan data hingga Sabtu, 27 Desember 2025, selama 10 hari pelaksanaan Angkutan Nataru tercatat 65.309 pelanggan berangkat dari Stasiun Bandung, 36.815 dari Stasiun Kiaracondong, dan 14.239 dari Stasiun Tasikmalaya. Total penumpang berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 192.984 pelanggan.

Sementara itu, jumlah penumpang datang tercatat 64.308 pelanggan di Stasiun Bandung, 33.127 di Stasiun Kiaracondong, dan 15.720 di Stasiun Tasikmalaya. Total penumpang datang di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 192.450 pelanggan.

Direktur Utama PT KAI menegaskan Posko Angkutan Nataru berfungsi sebagai pusat kendali operasional untuk memantau pergerakan perjalanan secara real time dan memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan. Seluruh jajaran diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api.

Sementara itu EVP Daop 2 Bandung Hendra Wahyono menyatakan pihaknya terus melakukan evaluasi harian melalui posko serta memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia agar lonjakan penumpang selama Nataru 2025/2026 dapat terlayani dengan baik hingga masa angkutan berakhir.

“Daop 2 Bandung memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Kami juga terus melakukan evaluasi secara berkala melalui Posko Angkutan Nataru agar operasional perjalanan kereta api tetap berjalan lancar, aman, dan tepat waktu,” pungkas Hendra.

Berita Terkait

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB