Peringkat Tiga, Bandung Tancap Gas di Peta Wisata Asia

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Kota Bandung kembali menegaskan eksistensinya sebagai magnet pariwisata Asia. Berdasarkan rilis platform perjalanan internasional Agoda, Bandung masuk jajaran tiga besar destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat di Asia sepanjang tahun 2025.

Pemeringkatan tersebut disusun dari data pemesanan akomodasi Agoda pada periode Januari hingga November 2025, yang dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024. Hasilnya, hanya tiga negara yang mendominasi daftar lima besar, yakni Vietnam, Jepang, dan Indonesia.

Dalam daftar tersebut, Bandung menempati posisi ketiga. Kota yang dikelilingi kawasan pegunungan ini dinilai memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, mulai dari bentang alam yang asri, udara sejuk, arsitektur kolonial, kekayaan budaya, hingga ragam kuliner khas yang terus menjadi magnet utama.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencatat, tren kunjungan wisata menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang 2025. Hingga triwulan III, jumlah wisatawan yang berkunjung telah mencapai 6,5 juta orang, atau melonjak 84,14 persen dibandingkan Semester I di tahun yang sama.

Dari sisi minat wisata, sektor kuliner masih mendominasi dengan kontribusi sekitar 60 persen dari total aktivitas wisata. Selebihnya tersebar pada sektor belanja, fesyen, dan wisata heritage.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan sebelumnya mengungkapkan, lonjakan kunjungan paling terasa terjadi pada akhir tahun. Sepanjang Desember 2025 saja, jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung tercatat melampaui 1.070.131 orang.

“Sekitar 530 ribu wisatawan datang menggunakan moda kereta api, baik kereta jarak jauh maupun Kereta Cepat Whoosh. Sisanya, sekitar 45 persen menggunakan kendaraan pribadi dan bus rombongan,” kata Farhan di Bandung, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kereta api menjadi moda transportasi favorit wisatawan. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang nyaman, cepat, dan efisien.

Jika dibandingkan periode Januari hingga November 2025, jumlah kunjungan pada Desember mengalami lonjakan sekitar 25 persen. Pada bulan-bulan sebelumnya, rata-rata kunjungan wisatawan berada di kisaran 700 ribu orang per bulan.

Sementara itu, posisi pertama destinasi dengan pertumbuhan tercepat di Asia versi Agoda ditempati Sa Pa, Vietnam. Kota pegunungan ini dikenal dengan panorama alamnya yang memukau, udara sejuk, serta hamparan terasering sawah, sekaligus menjadi akses menuju puncak Phang Xi Pang, gunung tertinggi di Indochina.

Peringkat kedua diraih Okayama, Jepang, yang terkenal dengan buah-buahan premium seperti persik putih dan anggur Muscat, serta kekayaan kuliner laut dan hidangan khas Barazushi. Dua kota Jepang lainnya, Matsuyama dan Takamatsu, masing-masing menempati peringkat keempat dan kelima.

Adapun lima destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat di Asia versi Agoda 2025 adalah Sa Pa – Vietnam, Okayama – Jepang, Bandung – Indonesia, Matsuyama – Jepang, dan Takamatsu – Jepang.

Masuknya Bandung dalam jajaran destinasi wisata paling berkembang di Asia menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sektor pariwisata kota. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai destinasi unggulan yang semakin diperhitungkan di tingkat internasional.

Berita Terkait

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB