Ekonomi Bandung Stabil, PAD Melonjak

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Perekonomian Kota Bandung menunjukkan kinerja positif di awal 2026. Laju pertumbuhan ekonomi tercatat melampaui 5 persen, sejalan dengan tren pertumbuhan di Jawa Barat, sementara inflasi tetap terjaga di bawah 3 persen.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut capaian tersebut sebagai sinyal kuat stabilitas ekonomi daerah. Ia juga menyoroti penurunan angka kemiskinan ekstrem, meski mengingatkan adanya potensi kerentanan baru bagi warga yang bergeser ke desil 6 dan tidak lagi menerima bantuan iuran jaminan kesehatan.

“Pertumbuhan ekonomi sekarang luar biasa. Itu pasti di atas 5 persen. Inflasi juga terkendali, di bawah 3 persen terus,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (19/2/2026).

Farhan memastikan sistem administrasi pemerintah kota telah tertata sehingga warga desil 1–5 yang belum terdaftar masih dapat diupayakan masuk skema bantuan, sembari menunggu masa transisi melalui program Universal Health Coverage.

Dari sisi fiskal, kondisi keuangan daerah dinilai sangat sehat. Pendapatan Asli Daerah meningkat lebih dari 15 persen, terutama ditopang kepatuhan sektor restoran dalam pembayaran pajak.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengelola restoran yang telah patuh membayar pajak 10 persen,” katanya.

Di sektor pariwisata, tren hunian hotel memang cenderung menurun akibat pola kunjungan pulang-pergi. Namun demikian, kontribusi PAD hotel tetap tumbuh, didorong kenaikan tarif kamar serta dominasi hotel berbintang.

Ke depan, Pemkot Bandung menyiapkan penguatan ekosistem wisata melalui berbagai festival, pertunjukan, dan agenda olahraga. Kota ini diproyeksikan menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah serta pendukung Pekan Olahraga Provinsi.

Dengan pertumbuhan stabil, inflasi terkendali, dan peningkatan PAD, Farhan optimistis fondasi ekonomi Bandung semakin kuat, sembari tetap mewaspadai tantangan ketimpangan sosial yang masih perlu ditangani.

Berita Terkait

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027
1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global
Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:11 WIB

Jogging di Gasibu Dihentikan Sementara, Kawasan Ditata Hingga Awal 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

1.280 Lulusan Jabar Disiapkan Tembus Pasar Kerja Global

Senin, 31 Agu 2026 - 13:10 WIB