Bandung (BRS) – Menyambut malam pergantian tahun baru 2026, KAI Commuter Wilayah 2 Bandung menyiagakan layanan maksimal guna mengawal mobilitas masyarakat di wilayah Bandung Raya. Diprediksi ribuan masyarakat akan memadati pusat Kota Bandung dan sekitarnya menggunakan transportasi Commuter Line lokal.
Hingga hari terakhir tahun 2025, KAI Commuter Wilayah 2 Bandung telah melayani total 891.535 pengguna selama periode Posko Nataru. Stasiun Bandung mendominasi sebagai lokasi paling ramai dengan jumlah penumpang mencapai 117.176 orang.
Jelang malam tahun baru, pergerakan penumpang di KAI Commuter Wilayah 2 Bandung terlihat sangat dinamis. Hingga pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 54.875 orang telah menggunakan layanan kereta, dan volume ini dipastikan terus meningkat hingga malam nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
KAI Commuter melakukan antisipasi ketat di seluruh stasiun, terutama terkait dengan kembang api dan benda-benda yang mudah terbakar.
“Kami melarang keras pengguna membawa benda-benda yang mudah terbakar atau meledak ke dalam area stasiun maupun di dalam kereta,” ucap VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Rabu (31/12/2025).
Petugas keamanan KAI Commuter akan melakukan pemeriksaan barang bawaan secara lebih intensif di pintu masuk. Jika ditemukan barang yang dilarang, pengguna tidak diizinkan masuk atau barang harus ditinggalkan.
KAI Commuter tetap konsisten mengoperasikan 58 perjalanan setiap harinya, dengan ratusan petugas pelayanan dan pengamanan disiagakan di titik-titik krusial.
Masyarakat yang hendak merayakan malam tahun baru di pusat kota diimbau untuk memperhitungkan waktu kepulangan.
“Jangan sampai tertinggal kereta karena terlalu larut menikmati perayaan,” tambah Karina.
KAI Commuter juga mengingatkan pengguna untuk membawa perlengkapan hujan dan memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan prima, mengingat potensi hujan di malam pergantian tahun nanti.
















