Bandung (BRS) – Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kota Bandung tak dibiarkan menyisakan masalah lingkungan. Saat sebagian warga masih beristirahat, petugas kebersihan sudah menyisir jalanan kota. Sebelum fajar menyingsing, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menuntaskan pengangkutan sampah sisa perayaan di seluruh titik keramaian.
Total 95 meter kubik sampah berhasil diangkut hingga Kamis dini hari, (1/1/2026). Pembersihan dilakukan secara maraton sejak malam pergantian tahun, menyasar kawasan publik yang menjadi pusat berkumpulnya masyarakat.
Langkah cepat ini ditempuh agar wajah Kota Bandung kembali bersih sejak pagi hari. Armada pengangkut dan petugas kebersihan disiagakan penuh, bergerak segera setelah aktivitas masyarakat mulai berkurang di penghujung malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di wilayah Satuan Wilayah Kerja (SWK) Ujungberung Arcamanik (Ubermanik), sebanyak 7,5 meter kubik sampah diangkut dari sekitar Alun-alun Ujungberung dan Bundaran Cibiru. Sampah didominasi kemasan makanan dan minuman sekali pakai yang ditinggalkan pengunjung.
Sementara itu, SWK Kordoba mencatat volume sampah mencapai 7 meter kubik, yang berasal dari kawasan Jalan Terusan Buah Batu, Jalan Terusan Ibrahim Adjie, serta area Pasar Kordon.
Lonjakan sampah paling signifikan terjadi di SWK Karees dengan total 57 meter kubik. Kawasan Asia Afrika, Jalan Ahmad Yani, Jalan Otista, Alun-alun Bandung, Jalan Ibrahim Adjie, hingga Jalan Gatot Subroto menjadi titik utama pengangkutan akibat tingginya konsentrasi massa.
Adapun di SWK Cibeunying, petugas DLH mengangkut 23,5 meter kubik sampah dari sejumlah ruas jalan dan ruang publik, seperti Cihampelas, Dipatiukur, Djuanda, Supratman, Citarum, Diponegoro, Surapati, Balai Kota, Monumen Perjuangan, Braga, hingga Pasar Kosambi dan Pasar Cihargeulis.
Penanganan pasca malam Tahun Baru ini turut didukung oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung. Kepala Damkarmatan, Soni Bakhtiyar, menyebut pihaknya melakukan pemantauan dan pengendalian untuk memastikan situasi kota tetap aman dan terkendali.
“Terdapat lima lokasi yang menjadi titik pantau sekaligus titik pengamanan dan pembersihan setelah perayaan malam Tahun Baru 2026,” kata Soni melalui keterangan resmi Diskominfo Bandung, Kamis (1/1/2026).
Untuk mendukung tugas tersebut, Damkarmatan mengerahkan sekitar 135 personel dengan dukungan 15 unit kendaraan, baik kendaraan pancar maupun tangki air, yang disiagakan di sejumlah titik strategis.
Sinergi antarperangkat daerah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung memastikan euforia pergantian tahun tidak meninggalkan persoalan kebersihan. Penanganan cepat menjadi penegas bahwa pelayanan publik tetap berjalan bahkan di tengah momentum besar perayaan.
















