Wajah Baru Jababeka: Padukan Sektor Industri dengan Pesona Wisata Budaya lewat Harmony Festival 2026

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusbekasi.com – Selama tiga hari penyelenggaraan, Jababeka Harmony Festival 2026 yang berlangsung pada 6–8 Maret 2026 berhasil menarik antusiasme luar biasa masyarakat dengan estimasi sebanyak puluhan ribu pengunjung yang memadati kawasan Hollywood Junction Jababeka dan Kota Jababeka Cikarang.

Festival ini menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat — mulai dari komunitas budaya, pelaku industri global, keluarga, hingga pelaku UMKM lokal — yang berbaur dalam atmosfer harmoni yang hidup dan inklusif. Kemeriahan terlihat dari tingginya partisipasi pengunjung serta rangkaian kegiatan budaya, ekonomi kreatif, dan sosial yang berlangsung dinamis sepanjang penyelenggaraan.

Keberhasilan festival ini sekaligus mencerminkan visi besar kawasan yang dikembangkan oleh PT Jababeka Tbk dalam membangun ekosistem kota modern yang tidak hanya maju secara industri, tetapi juga harmonis secara sosial dan budaya. Antusiasme publik yang tinggi menegaskan bahwa harmoni bukan sekadar konsep, melainkan pengalaman nyata yang hidup dan tumbuh bersama masyarakat.

“Kami sangat bangga melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar. Ini membuktikan bahwa kota yang maju adalah kota yang menghargai setiap perbedaan. Keberagaman di Jababeka adalah aset, dan ketika masyarakat merasa nyaman serta harmonis, daya beli akan meningkat secara alami. Ini bukti bahwa harmoni sosial mendorong kemajuan ekonomi daerah,” ungkap Ivonne Anggraini selaku Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang.

Kirab Multibudaya menjadi puncak kemeriahan Jababeka Harmony Festival, sekaligus momen yang sangat dinantikan masyarakat. Setelah satu dekade tidak digelar, kirab budaya ini akhirnya kembali hadir dengan kemegahan yang menjadikannya salah satu parade budaya terbesar yang pernah diselenggarakan di kawasan ini. Arak-arakan spektakuler tersebut diikuti oleh ribuan peserta dari puluhan komunitas budaya yang datang dari berbagai kota, menampilkan keberagaman tradisi dalam satu perayaan yang meriah dan penuh warna.

Kemegahan kirab semakin terasa dengan hadirnya 15 tandu atau joli, 12 liong naga berukuran besar, serta puluhan barongsai yang bergerak bersama dalam satu parade budaya yang meriah. Tidak hanya komunitas seni budaya, tenant industri dan perwakilan masyarakat juga turut ambil bagian, menjadikan kirab ini sebagai simbol harmoni keberagaman sekaligus perayaan budaya yang spektakuler.

Acara ini dihadiri oleh Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang Ibu Ivonne Anggraini, President Director PT Padang Golf Cikarang Setiawan Mardjuki, Direktur Jababeka Infrastruktur Didik Purbadi dan Vega Violetta Puspa, Pendiri Yayasan Dharmaphala Humanitarian Society Lie Kok Beng, Asda I Drs. H. Hudaya, M.Si., Dewan Pembina Wiranusa Indonesia H. Dani Ramdan, M.T., Ketua Umum Wiranusa Indonesia Aisyah Ayu, Perwakilan dari Kemenag sekaligus Dewan Pembina Wiranusa Indonesia H. Sobirin, S.Ag., M.Si., Kepala Desa Mekar Mukti Dede Sulaeman, S.Kom., Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Andri Julianto, ST, MM., Presiden Direktur (CEO) PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) Bingar Egidius Situmorang, serta Puteri Indonesia 2025 sekaligus Miss Supranational Asia & Oceania 2025 Frista Yufi Amarta Putri.

Tidak hanya menjadi perayaan keberagaman budaya, festival ini juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Sebanyak 100 tenant dari sektor F&B, fashion, dan kerajinan tangan berpartisipasi, menghadirkan beragam produk bagi ribuan pengunjung yang hadir. Kehadiran para pengunjung ini turut mendorong perputaran ekonomi yang signifikan di area acara.

Selain itu, Wiranusa selaku kolaborator pemberdayaan UMKM memberikan apresiasi atas dukungan Jababeka terhadap ekonomi kerakyatan. “Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bagaimana kawasan modern dapat bersinergi dengan pelaku usaha kecil untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Kehadiran para UMKM serta laporan peningkatan omzet tenant hingga berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar festival, tetapi juga penggerak nyata ekonomi masyarakat,” ungkap Aisyah Ayu, Ketua Umum Wiranusa Indonesia.

Dirinya menambahkan, “Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa Jababeka tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri kelas dunia, tetapi juga berkembang menjadi destinasi gaya hidup, pusat aktivitas komunitas, serta ruang tumbuh bagi ekonomi kreatif dan UMKM di koridor Timur Jakarta.”

Lebih dari sekadar perayaan, festival yang berlangsung di bulan penuh berkah ini juga diisi dengan berbagai kegiatan kemanusiaan. Program charity melibatkan Jababeka, tenant, dan masyarakat, mulai dari pengumpulan barang layak pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan hingga pembagian paket sembako bagi warga sekitar.

Vega Violetta Puspa, Direktur Jababeka Infrastruktur, menjelaskan misi sosial di balik acara ini. “Bagi kami, kemajuan infrastruktur harus berjalan selaras dengan kepedulian sosial. Melalui pembagian sembako dan donasi barang layak pakai ini, kami ingin memastikan kehadiran Jababeka memberikan dampak langsung yang dirasakan masyarakat. Harmoni yang sesungguhnya adalah saat kita tumbuh bersama dan saling mendukung, terutama di momen suci Ramadhan ini,” ungkapnya.

Penyelenggaraan festival ini tidak hanya menjadi perayaan semata, tetapi juga merupakan pernyataan strategis mengenai deklarasi kawasan sebagai Kota Wisata Industri yang menampilkan Jababeka sebagai destinasi investasi yang stabil, aman, dan nyaman. Kemampuan berkolaborasi dalam keberagaman budaya global menjadi fondasi penting dalam membangun harmoni sosial, memperkuat kepercayaan investor, serta memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Keberhasilan Jababeka Harmony Festival 2026 ini memperkuat posisi Jababeka bukan sekadar sebagai kota mandiri terintegrasi, melainkan sebuah Kota Wisata Industri Modern yang matang. Inisiatif ini membuktikan bahwa Jababeka adalah kawasan yang sangat nyaman dan aman, baik untuk dihuni sebagai rumah maupun sebagai instrumen investasi jangka panjang yang menjanjikan di masa depan,” tutup Ivonne.

Berita Terkait

Transformasi Kota Wisata Industri: Strategi Inovatif Jababeka Hadapi Deindustrialisasi Dini di Indonesia
Jababeka Luncurkan Malibu Walk, Andalkan Kekuatan Ekosistem Industri untuk Dongkrak Nilai Investasi
Bulan Pelanggan Nasional, Indosat IM3 Hadirkan Jaringan 5G Andal dan Proteksi Digital di Festival Musik
Indosat Pertahankan Profitabilitas dan Perkuat Fondasi Bisnis
Indosat Perkuat Konektivitas Libur Sekolah dan Program Pendidikan yang Memberdayakan
Konsisten Bagikan Dividen, Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Penciptaan Nilai Jangka Panjang
Rana Precious Metal Gandeng PERURI Luncurkan Noor Dinar dan Rana Gold Bar
Indosat Resmikan Gerai IM3 Terbaru di Living World Tambun

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:06 WIB

Wajah Baru Jababeka: Padukan Sektor Industri dengan Pesona Wisata Budaya lewat Harmony Festival 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:35 WIB

Transformasi Kota Wisata Industri: Strategi Inovatif Jababeka Hadapi Deindustrialisasi Dini di Indonesia

Minggu, 22 Februari 2026 - 08:29 WIB

Jababeka Luncurkan Malibu Walk, Andalkan Kekuatan Ekosistem Industri untuk Dongkrak Nilai Investasi

Selasa, 9 September 2025 - 18:24 WIB

Bulan Pelanggan Nasional, Indosat IM3 Hadirkan Jaringan 5G Andal dan Proteksi Digital di Festival Musik

Kamis, 31 Juli 2025 - 18:25 WIB

Indosat Pertahankan Profitabilitas dan Perkuat Fondasi Bisnis

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:45 WIB