Dinkes Bandung : Kenali Gejala Campak dan Lakukan Isolasi

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengimbau masyarakat untuk mengenali gejala campak dan segera melakukan penanganan guna mencegah penularan lebih luas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, Dadan Mulyana Kosasih menjelaskan, gejala utama campak diawali dengan demam tinggi yang kemudian disertai munculnya ruam pada kulit.

“Biasanya diikuti gejala tambahan seperti batuk, pilek, dan mata merah. Kalau ada gejala ini, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” tegasnya di Balai Kota Bandung, Selasa (31/3/2026).

Ia meminta, masyarakat tidak perlu menunggu hingga ruam muncul untuk memeriksakan diri.

“Kalau demam, langsung saja ke puskesmas. Nanti petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Selain itu, pasien yang diduga campak dianjurkan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari untuk mencegah penularan.

“Jangan dibawa keluar rumah. Gunakan masker karena penularannya melalui udara,” ujarnya.

Dadan juga mengingatkan, virus campak dapat bertahan di udara hingga dua jam, sehingga risiko penularannya sangat tinggi.

Untuk itu, selain imunisasi, masyarakat juga diminta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatkan daya tahan tubuh.

“Pencegahan harus dilakukan bersama, mulai dari imunisasi, penggunaan masker, hingga pola hidup sehat,” ungkapnya.

Berita Terkait

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner
Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur
TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:07 WIB

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:05 WIB

HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:07 WIB

BERITA UTAMA

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:06 WIB

BERITA UTAMA

HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:05 WIB