KA Sangkuriang Melejit, Jalur Selatan Kembali Jadi Primadona

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Di tengah padatnya lalu lintas jalan raya dan mahalnya biaya perjalanan antarkota, kehadiran KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang PP justru menjadi fenomena baru di jalur selatan Pulau Jawa. Baru sepekan beroperasi sejak 1 Mei 2026, kereta api dengan tujuan baru milik PT KAI itu langsung diserbu penumpang dengan tingkat okupansi yang melampaui kapasitas kursi harian.

Data PT KAI Daop 2 Bandung mencatat, sebanyak 6.399 pelanggan telah menggunakan KA Sangkuriang dalam tujuh hari pertama operasional. Angka tersebut menunjukkan rata-rata 914 pelanggan per hari, jauh di atas kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 456 kursi per hari.

Lonjakan penumpang itu menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat mulai kembali melirik transportasi berbasis rel untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh, terutama menuju wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya animo masyarakat terhadap KA Sangkuriang menunjukkan kebutuhan konektivitas antardaerah masih sangat besar, khususnya untuk jalur selatan Jawa yang selama ini menjadi denyut mobilitas ekonomi dan pariwisata.

“Sejak mulai dioperasikan, KA Sangkuriang mendapatkan sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Selama satu minggu operasional, tercatat sebanyak 6.399 pelanggan telah menggunakan layanan ini dengan rata-rata harian mencapai 914 pelanggan,” kata Kuswardojo saat dijumpai di Stasiun Bandung, Kamis (7/5/2026).

Menariknya, tingkat okupansi harian KA Sangkuriang mencapai 200,5 persen. Kondisi itu menggambarkan tingginya pergerakan penumpang dinamis di berbagai stasiun pemberhentian sepanjang perjalanan. Dengan kata lain, kursi yang sama dapat digunakan bergantian oleh penumpang berbeda di sejumlah relasi.

KA Sangkuriang (dok. Daop 2)

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa KA Sangkuriang bukan sekadar kereta tambahan, melainkan mulai menjelma menjadi tulang punggung baru mobilitas masyarakat lintas provinsi. Di tengah kemacetan jalur darat dan ketidakpastian waktu tempuh kendaraan pribadi maupun bus, kereta api dinilai menawarkan kepastian perjalanan yang lebih efisien.

“Kehadiran KA Sangkuriang menjadi alternatif transportasi yang diminati masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta menghubungkan berbagai daerah di Pulau Jawa,” ungkap Kuswardojo.

Selain mengangkut penumpang, jalur Bandung–Ketapang juga dinilai strategis karena menghubungkan kawasan wisata dan pusat ekonomi di selatan Jawa. Kehadiran layanan ini diperkirakan dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, hingga aktivitas usaha masyarakat di kota-kota yang dilintasi.

KAI Daop 2 Bandung memastikan evaluasi layanan akan terus dilakukan untuk menjaga kualitas perjalanan pelanggan. Tingginya okupansi dalam pekan pertama operasional juga menjadi bahan evaluasi terkait potensi penambahan layanan maupun optimalisasi kapasitas ke depan.

“KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih KA Sangkuriang sebagai moda transportasi perjalanan. Tingginya antusiasme ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pelanggan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner
Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur
TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:07 WIB

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:05 WIB

HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:07 WIB

BERITA UTAMA

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:06 WIB

BERITA UTAMA

HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:05 WIB