Gaspol Hingga Tasyrik, Pemkot Bandung Kerahkan 184 Petugas Jamin Hewan Kurban Sehat dan Layak

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Jelang Iduladha 2026, Pemkot Bandung tancap gas mengawal kesehatan hewan kurban. Sebanyak 184 petugas resmi dilepas Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Plaza Balai Kota, Senin (11/5/2026). Mereka ditugaskan memeriksa kelayakan hewan kurban, mulai dari lapak penjualan hingga proses penyembelihan.

Tim bekerja dalam dua fase. Pertama, pemeriksaan antemortem atau sebelum disembelih di seluruh titik penjualan. Kedua, pemeriksaan postmortem yang digelar serentak saat Iduladha hingga hari terakhir tasyrik.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah melepas tim antemortem dan postmortem untuk penanganan hewan-hewan kurban. Kita akan mengawasi semua tempat penjualan dan tempat penyembelihan, memastikan hewan kurban kita sehat dan layak,” ucap Farhan.

Farhan menjelaskan, 184 petugas akan fokus di antemortem. Jumlahnya bertambah saat hari-H karena penyembelihan berlangsung bersamaan di banyak lokasi. Tim menyisir 30 kecamatan dan 151 kelurahan tanpa jeda. Laporan warga soal kondisi hewan kurban juga langsung direspons.

“Para petugas ini akan terus bergerak setiap hari sampai tasyrik. Tidak ada istirahat, semua untuk memastikan hewan yang dikurbankan benar-benar sehat dan layak,” ujarnya.

Wajib Vaksin PMK dan SKKH

Syarat masuk Bandung diperketat. Seluruh hewan kurban wajib sudah divaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Edukasi ke peternak sudah dilakukan sejak jauh hari karena kasus PMK pernah terjadi dua tahun lalu.

“PMK ini sudah pernah terjadi dua tahun lalu, jadi sekarang para peternak sudah paham. Semua hewan yang masuk harus divaksin dan dibuktikan dengan surat kesehatan,” kata Farhan.

Hewan yang tidak lolos seleksi kesehatan langsung dikembalikan ke peternak dan dilarang dijual. Lokasi penjualan juga ditertibkan. Pedagang dilarang berjualan di trotoar dan wajib memakai lahan yang layak.

Stok Naik 25.000 Ekor, Jadi Cermin Ekonomi Warga

DKPP Kota Bandung memproyeksikan lonjakan jumlah hewan kurban. Tahun 2025 tercatat 18.640 ekor, tahun ini disiapkan hingga 25.000 ekor sebagai langkah antisipasi. Data ini sekaligus jadi indikator sekunder kondisi ekonomi masyarakat yang dilaporkan ke BPS. “Ini kami laporkan juga ke BPS sebagai indikator sekunder kondisi ekonomi di Kota Bandung,” jelas Farhan.

Ada Kalung Sehat dan Aplikasi e-Selamat

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar menyebut tim terdiri dari 145 personel DKPP yang didukung PDHI Jawa Barat, Unpad, dan Telkom University. Antemortem berjalan hingga H-1, postmortem hari H sampai tasyrik.

Setiap hewan lolos pemeriksaan dipasangi “kalung sehat dan layak” yang terhubung ke aplikasi e-Selamat. Warga bisa cek foto dan identitas hewan lewat ponsel.

“Aplikasi ini memudahkan masyarakat untuk mengecek kondisi hewan kurban. Di dalamnya terdapat identitas dan foto hewan, sehingga transparan dan bisa dipastikan kesehatannya,” tutur Gin Gin.

Selain itu, 400 perwakilan DKM se-kecamatan sudah dilatih teknik pemotongan halal. Program ini jalan hampir 10 tahun. Pemkot juga menyiapkan rumah potong hewan sebagai lokasi alternatif.

Tahun ini, Bandung kembali dipilih sebagai lokasi pembelian sapi bantuan presiden. Dua ekor sapi berbobot sekitar 1,25 ton telah dipesan untuk disalurkan di Kota Bandung.

Berita Terkait

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan
GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh
PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit
Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari
HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah
Pasar Baru Bandung dan Pecinan Lama Siap Disulap Jadi Pusat Kuliner
Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Priangan Timur
TPSOS Gedebage Siap Olah 300 Ton Sampah per Hari

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Industri Kedirgantaraan Butuh SDM Siap Pakai, PTDI Perkuat Pusat Pelatihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09 WIB

GI Jampang Kulon Kembali Beroperasi, Ekonomi Selatan Sukabumi Didorong Makin Tumbuh

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:07 WIB

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:05 WIB

HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

PTDI Rayakan 50 Tahun Hadirkan Wayang Golek dan Wayang Kulit

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:07 WIB

BERITA UTAMA

Bandung Great Sale Raup Omzet Rp1,52 Miliar Dalam Tiga Hari

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:06 WIB

BERITA UTAMA

HUT ke-50 PTDI Diisi Aksi Sosial, dari UMKM Hingga Donor Darah

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:05 WIB