Konvoi Bobotoh, Sebagian Kota Bandung Lumpuh

Sabtu, 1 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Konvoi kemenangan Persib menjadi satu peristiwa yang sangat dinantikan oleh para pendukung setia klub sepak bola asal Bandung ini.

Setelah melalui perjuangan panjang dan penuh tantangan di liga sepak bola Indonesia, kemenangan Tim Maung Bandung atas Madura United di dua laga Final Seri Championship Liga 1 2023/2024, disambut dengan sukacita luar biasa oleh masyarakat Jawa Barat, khususnya para Bobotoh.

Konvoi kemenangan dimulai dari Gerbang Tol Pasteur lalu melewati kawasan Baltos, melewati Graha Persib, kemudian ke kawasan Dago, Jalan Riau, melewati Masjid Istiqomah, dan menuju ke Gedung Sate, dimana Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin dan jajaran forkopimda sudah siap menanti Tim Maung Bandung untuk beramah tamah.

Dari pantauan, ribuan Bobotoh dari berbagai penjuru datang memenuhi jalur-jalur yang akan dilewati bus Bandros Tim Maung Bandung yang membawa trofi kemenangan.

Seperti yang dipantau pada perempatan Jalan Riau – Jalan Banda. Para bobotoh yang menggunakan sepeda motor memenuhi semua ruas jalan di jalur tersebut. Mereka berkumpul dengan penuh semangat, mengenakan atribut kebanggaan seperti jersey Persib, syal, dan bendera biru-putih yang menjadi ciri khas klub ini.

Pantauan sebelumnya, terlihat iring-iringan kendaraan mulai bergerak perlahan melalui jalan-jalan utama kota Bandung, seperti Jalan Surapati, Jalan Supratman, Jalan Sunda, Jalan Karapitan, Jalan Pelajar Pejuang, serta Jalan Ahmad Yani, Jalan Buahbatu dan Jalan Riau.

Belum lagi para bobotoh yang menggunakan mobil pribadi dan bak terbuka dengan dekorasi meriah dan dilengkapi dengan pengeras suara yang mengumandangkan yel-yel kemenangan.

“Ramai pisan pak. Wayahna macet sama bobotoh. Da udah lama atuh, 10 tahun ga menang-menang,” ucap Pendi, salah seorang warga asal Cileunyi yang ikut konvoi dan akhirnya menonton konvoi bobotoh di pinggir Jalan Riau, Sabtu (1/6/2024) siang.

Kepadatan tidak terelakan di beberapa titik utama, seperti seputaran Jalan Diponegoro, Jalan Cilamaya, sebagian Jalan Surapati, Jalan Prabu Dimuntur, sebagian Taman Sari, sebagian Jalan Ir. H. Djuanda hingga Jalan Merdeka, serta sebagian Jalan Riau.

Untuk diketahui, Persib Bandung, terakhir kali meraih Juara Liga 1 (ISL) yakni pada 2014 lalu. Setelah itu, pencapaian terbaik Persib adalah saat menjadi runner-up pada musim 2021/2022. Sementara jika dihitung sejak era Divisi Utama 1994/1995, Persib Bandung sudah menyematkan dua bintang di atas logo mereka.

Dengan menjuarai liga 1 di musim ini, tanda bintang yang berada di atas logo Persib kini bertambah satu menjadi tiga bintang.

Selama konvoi berlangsung, nyanyian dan yel-yel khas Bobotoh menggema di sepanjang jalan. “Persib Juara!” dan “Hidup Persib!” menjadi seruan yang paling sering terdengar, menambah semangat dan kebanggaan akan keberhasilan klub kesayangan mereka. Kembang api dan asap berwarna biru, oranye dan kuning pun menghiasi langit, menambah semarak suasana.

Namun, di balik kemeriahan konvoi kemenangan, ada juga tantangan yang harus dihadapi. Keamanan dan ketertiban menjadi perhatian utama, mengingat jumlah massa yang besar dan antusiasme yang tinggi.

Pihak kepolisian dan petugas keamanan bekerja keras untuk memastikan acara berjalan lancar tanpa insiden yang tidak diinginkan.

Konvoi kemenangan Persib Bandung bukan hanya perayaan atas keberhasilan di lapangan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebanggaan warga Jawa Barat.

Ini momen pak, semua orang tanpa memandang latar belakang, bersatu dalam semangat dan cinta mereka terhadap Persib Bandung yang memang sudah jadi bagian dari identitas kami,” ucap Heru seorang bobotoh yang ikut konvoi.

Bagi para Bobotoh, konvoi kemenangan adalah perwujudan dari mimpi yang menjadi kenyataan dan harapan untuk masa depan yang lebih gemilang bagi Persib Bandung.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:42 WIB

PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home

Berita Terbaru