Bandung (BRS) – Kendaraan listrik kini tak lagi berhenti pada urusan mobilitas. Di rumah, kebutuhan pengisian daya hingga pengendalian berbagai perangkat elektronik juga mulai menjadi bagian dari gaya hidup berbasis listrik.
Gambaran itulah yang coba diperkenalkan PLN kepada pengunjung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, 9–13 September 2026.
Melalui booth PLN, pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi mengenai kendaraan listrik, tetapi juga bisa melihat langsung ekosistem pendukungnya. Mulai dari layanan pengisian daya kendaraan listrik di rumah atau home charging hingga teknologi smart home yang memungkinkan berbagai perangkat dikendalikan melalui telepon pintar.
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, kehadiran PLN di GIIAS Bandung menjadi bagian dari upaya mendekatkan ekosistem kendaraan listrik kepada masyarakat.
Menurutnya, peralihan menuju kendaraan listrik tidak cukup hanya dengan menghadirkan kendaraan. Infrastruktur pengisian daya dan kesiapan kelistrikan di rumah juga menjadi bagian penting yang perlu dipahami masyarakat.
“Bagi masyarakat yang sudah menggunakan kendaraan listrik maupun yang sedang mempertimbangkan untuk beralih, silakan datang dan mampir ke booth PLN di GIIAS Bandung. Pengunjung bisa berkonsultasi mengenai kebutuhan home charging, melihat teknologi smart home, sekaligus mendapatkan informasi berbagai layanan dan program yang tersedia,” ujar Joharifin, Jumat (11/9/2026).
Salah satu layanan yang diperkenalkan yakni Home Charging Services (HCS) Ultima. Layanan ini menawarkan solusi pengisian daya kendaraan listrik di rumah, mulai dari penyediaan charger, instalasi, material pendukung, layanan kelistrikan, hingga aktivasi dan integrasi home charging.
Selama gelaran GIIAS Bandung, PLN juga menghadirkan sejumlah penawaran untuk layanan HCS Ultima.
Paket Ultima ONYX-7kW (TNE), misalnya, ditawarkan dari harga Rp13,5 juta menjadi Rp11,7 juta. Sementara paket ZHDA-7kW (Arista Power) ditawarkan dari Rp20 juta menjadi Rp18 juta.
Selain itu, pengunjung berkesempatan mendapatkan promo sesuai ketentuan program dan ketersediaan kuota. Di antaranya diskon Rp1 juta bagi pelanggan yang melakukan pendaftaran selama GIIAS melalui PLN Mobile.
Ada pula cashback berupa token listrik hingga Rp300 ribu yang diberikan saat instalasi HCS, serta voucher listrik bagi pelanggan yang mendaftar selama GIIAS dan menyelesaikan instalasi HCS.
Tak berhenti di HCS Ultima, PLN juga memperkenalkan Home Charging Services 3.0 yang menawarkan sejumlah kemudahan dan insentif kelistrikan.
Pelanggan dapat memperoleh potongan biaya penyambungan sebesar 50 persen untuk pasang baru maupun tambah daya, sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengguna layanan home charging juga dapat menikmati diskon pengisian daya pada periode overnight charging hingga 30 persen untuk pemakaian pukul 22.00–05.00 WIB.
Namun, pengalaman elektrifikasi di booth PLN tidak hanya berbicara tentang kendaraan.
Pengunjung juga diajak melihat teknologi rumah pintar melalui Smart Home. Berbagai perangkat rumah dapat terhubung dengan internet dan dikendalikan melalui smartphone atau tablet menggunakan aplikasi SmartHome Plus.
Mulai dari smart lighting, smart switch, smart socket, CCTV indoor dan outdoor, hingga smart door bell ditampilkan secara langsung.
Dengan teknologi tersebut, pengguna dapat mengendalikan perangkat dari jarak jauh, memantau kondisi rumah secara real time, hingga mengatur otomatisasi sesuai kebutuhan.
“Elektrifikasi kini semakin dekat dengan keseharian masyarakat. Bukan hanya kendaraan yang menggunakan listrik, tetapi juga bagaimana teknologi di rumah dapat membantu aktivitas menjadi lebih praktis,” kata Joharifin.
“Karena itu, kami ingin masyarakat tidak hanya mendengar atau membaca tentang teknologi tersebut, tetapi bisa melihat dan mengenalnya langsung di GIIAS Bandung,” lanjutnya.
Bagi sebagian pengunjung, pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa ekosistem kendaraan listrik ternyata jauh lebih luas daripada sekadar kendaraan.
Salah seorang pengunjung GIIAS Bandung, Bayu, mengaku mendapatkan perspektif baru setelah melihat langsung berbagai layanan yang ditampilkan PLN.
“Biasanya saya melihat mobil listrik hanya dari sisi kendaraannya. Di booth PLN saya jadi tahu bagaimana proses pengisian daya di rumah dan perangkat apa saja yang bisa mendukung penggunaan kendaraan listrik sehari-hari,” ujar Bayu.
Melalui kehadirannya di GIIAS Bandung 2026, PLN ingin menunjukkan bahwa ekosistem kendaraan listrik mencakup lebih dari sekadar kendaraan. Kesiapan pengisian daya dan pemanfaatan teknologi berbasis listrik di rumah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perubahan gaya hidup tersebut.
Masyarakat masih dapat mengunjungi GIIAS Bandung hingga 13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung. Di booth PLN, pengunjung dapat mencoba berbagai teknologi yang ditampilkan, berkonsultasi mengenai kebutuhan home charging dan smart home, serta memperoleh informasi mengenai program dan promo yang tersedia selama pameran.






