Wejangan Menteri Tito Bagi 1.252 Calon Wisudawan IPDN

Sabtu, 27 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekda Jabar Herman Suryatman/Istimewa

 

Kab. Sumedang (BRS) – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Herman Suryatman turut menghadiri acara pembekalan kepada 1.252 calon wisudawan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun Akademik 2023/2024 di Kampus IPDN Jatinangor Sumedang, Jumat (26/7/2024).

1.252 calon wisudawan yang akan diwisuda pada Senin (29/7/2024) itu terdiri dari 1.079 calon wisudawan sarjana terapan ilmu pemerintahan, 31 calon wisudawan program profesi kepamongprajaan, 82 calon wisudawan program magister, dan 60 calon wisudawan program doktor.

Tokoh yang saat itu memberikan pembekalan langsung yaitu Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian. Menurut Tito, IPDN sebagai pencetak aparatur pemerintahan merupakan bagian dari Kemendagri. Untuk itu pihaknya memiliki kewajiban moral memberikan pembekalan kepada calon aparatur sebelum terjun ke lapangan.

“IPDN adalah bagian dari Kemendagri tempat pelatihan para calon aparatur, dan saya punya kewajiban moral memberikan pembekalan khususnya mengenai apa itu Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Tito menuturkan, Indonesia saat ini ada dalam posisi on the track menyambut bonus demografi Indonesia Emas 2045. Pada tahun tersebut, 68,7 persen penduduk Indonesia akan didominasi oleh usia produktif.

“Kita sekarang sudah on the track tapi untuk mencapai Indonesia emas itu syaratnya adalah 68,7 persen usia produktif dan berkualitas itu harus bisa dimanfaatkan betul,” ucap Tito.

Untuk itu, Tito ingin calon wisudawan IPDN yang didominasi oleh usia 20 tahunan itu menjadi birokrat yang efektif dan efisien. Mereka harus bisa menyelesaikan masalah dengan pendekatan yang ilmiah sebagai seorang sarjana.

“Jadi saya harapkan kepada wisudawan yang nanti akan disebar ke seluruh Indonesia mereka harus bisa memberikan kontribusi dengan keilmuannya sehingga bisa menjawab permasalahan teknis,” tuturnya.

Tito berharap para calon birokrat tersebut menjadi kontributor penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Salah satu persyaratan negara maju itu kan memiliki ASN yang efektif dan efisien. Jadi saya memberikan semangat supaya nanti mereka memberikan kontribusi menuju Indonesia Emas 2045, karena tadi banyak juga yang usianya 20 tahunan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:42 WIB

PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home

Berita Terbaru