Lahan Sawah Terendam Banjir, Pemkab Bekasi – Kementan RI Berikan Bantuan Bibit dan Pupuk ke Petani

Jumat, 10 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKARANG PUSAT – Pemkab Bekasi dan Kementerian Pertanian RI akan memberikan bantuan bibit dan pupuk gratis kepada para petani yang mengalami gagal panen akibat lahan pesawahannya terendam banjir.

Sebelumnya, banjir yang terjadi pada musim hujan tahun ini telah merendam Seluas 6000 hektar lahan pertanian di Kabupaten Bekasi.

“Dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian insyaallah akan memberikan bantuan bibit, sementara dari Pemda Bekasi melalui APBD tahun ini akan membantu berupa pupuknya,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi usai rapat monitoring tanggap darurat di Komplek Plaza Pemda Kabupaten Bekasi pada Jumat (10/03).

Lebih lanjut Dedy mengaku prihatin terhadap kondisi petani yang lahannya terkena banjir dan mengakibatkan sehingga harus mengalami gagal panen di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.

“Tak kalah pentingnya bahwa wilayah Kabupaten Bekasi notabenenya masih agraris dan banyak persawahan tanam padi yang terdampak banjir,” katanya.

Tak hanya itu, banjir tahun ini juga membuat Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meninjau lokasi persawahan di Desa Sukabakti Kecamatan Tambelang pada Rabu (01/03/2023).

“Alhamdulilah sekarang ini sudah didata oleh Dinas Pertanian sehingga kita akan mengetahui datanya yang akan mendapatkan bantuan baik bantuan dari pusat maupun dari kita (Pemda),” ujar Syahrul Yasin Limpo beberapa waktu lalu.

Bahkan dari citra satelit memperlihatkan ada sekitar 6.000 hektar sawah di Kabupaten Bekasi yang terendam banjir. Untuk wilayah Kecamatan Tambelang seluas 700 hektar sawah tergenang banjir.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:42 WIB

PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home

Berita Terbaru