Enam Program Prioritas Utama di RKPD 2024

Selasa, 14 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKARANG SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bekasi menutup Forum Perangkat Daerah Kabupaten Bekasi tahun 2023, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Bekasi tahun 2024.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, ada enam program prioritas utama yang akan menjadi fokus pemerintah daerah seiring dengan arahan dari Presiden Republik Indonesia. Seluruh perangkat daerah agar mendukung dan merumuskan program prioritas sehingga menjadi fokus utama dalam perencanaan kerja daerah di tahun depan.

“Dengan ini artinya kita telah menetapkan rencana alokasi anggaran program prioritas utama yang masing-masing juga telah mendapat alokasi anggaran yang utama juga di tahun depan. Kemudian ketajaman program, sasaran-sasarannya dan kegiatannya juga semakin nampak dibanding tahun sebelumnya,” jelas Dani Ramdan seusai menutup forum RKPD di Hotel Nuanza pada Senin (13/03).

Adapun enam program prioritas utama di Kabupaten Bekasi yiatu pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, pengentasan pengangguran, pengendalian inflasi, peningkatan investasi dan digitalisasi.

“Tinggal tantangannya adalah pengawalan, karena ini perjalanannya masih panjang. Dari RKPD ini ke KUA PAS, lalu ke RKA baru nanti ke APBD-nya. Jadi saya hanya menekankan bahwa yang lebih penting adalah konsistensi pengawalan sampai ke penganggaran,” katanya.

Dani mengatakan tantangan Kabupaten Bekasi terkait pengentasan pengangguran adalah banyaknya pendatang. Meskipun sudah banyaknya membuka lapangan pekerjaan namun selalu tidak seimbang dan akhirnya menyebabkan masih tinggi angka pengangguran di Kabupaten Bekasi.

“Tapi tentu kita masih harus terus mencari solusinya, tadi ada beberapa strategi akan kita kembangkan intinya tetap pada daya saing tenaga kerja lokal sehingga peluang yang ada di Kabupaten Bekasi diprioritaskan oleh perusahaan untuk tenaga kerja lokal,” katanya.

Dani juga menambahkan, dalam mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bekasi adalah dengan melakukan subsidi secara terus menerus terhadap masyarakat dengan kategori tidak lagi produktif.

“Iya seperti program PKH seperti bantuan tunai, ataupun bantuan sembako rutin dan kesehatan supaya mereka tetap ada di derajat sejahtera,” ujarnya.

Berita Terkait

Gempa Sukabumi Sempat Tunda KA Siliwangi, KAI Pastikan Jalur Tetap Aman
Bio Farma Perkuat Kemandirian Vaksin Nasional Lewat Peluncuran Bio-TCV
Lima Ton Sampah Terangkut Dari Sungai Pasirluyu, Len Libatkan Warga Bersih-bersih Lingkungan
Selain Bandara, BIJB Kertajati Akan Dijadikan Kawasan Industri Dirgantara
Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:28 WIB

Gempa Sukabumi Sempat Tunda KA Siliwangi, KAI Pastikan Jalur Tetap Aman

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:26 WIB

Bio Farma Perkuat Kemandirian Vaksin Nasional Lewat Peluncuran Bio-TCV

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:26 WIB

Lima Ton Sampah Terangkut Dari Sungai Pasirluyu, Len Libatkan Warga Bersih-bersih Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:25 WIB

Selain Bandara, BIJB Kertajati Akan Dijadikan Kawasan Industri Dirgantara

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Berita Terbaru