Tambah Pengetahuan Di End To End GLINK Knowledge Management Summit 2024

Kamis, 18 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Dunia di era digital menuntut organisasi untuk tidak hanya sekadar mengumpulkan data, namun juga mampu mengolahnya menjadi pengetahuan yang berdaya guna. Hal ini penting untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan daya saing organisasi.

Dalam konferensi GLINK Knowledge Management Summit 2024 di Grand Hyatt Bali yang berlangsung 9-11 Januari 2024, Guru Besar bidang Knowledge Management SBM ITB Prof. Dr. Ir. Jann Hidajat Tjakraatmadja, M.Eng., yang sekaligus berperan sebagai Presiden Knowledge Management Society Indonesia (KMSI), mengatakan bahwa tema yang dipilih pada topik joint summit kali ini adalah “Knowledge Management End to End”.

Tujuan utama konferensi ini adalah untuk memaksimalkan pemanfaatan pengetahuan, memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat, serta meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan daya saing di tengah dinamika era artificial intelligence (AI), machine learning, dan internet of things atau IoT.

Jann menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan ekosistem manajemen pengetahuan. Kolaborasi antar organisasi, akademisi, dan praktisi dapat menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam manajemen pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan era digital.

“Banyak individu cerdas yang ada, namun pengetahuannya tidak dibagikan,” ujar Jann. “Kolaborasi dapat menjadi solusi untuk mengatasi stagnasi di lapangan,” kata Jann dalam siaran pers SBM ITB.

Ia juga menyoroti rendahnya tingkat inovasi di Indonesia karena kurangnya pemanfaatan pengetahuan.

“Kita perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya manajemen pengetahuan,” tegasnya.

GLINK Knowledge Management Summit 2024 dihadiri oleh lebih dari 150 orang dari berbagai macam latar belakang di bidang knowledge management. Acara ini bertujuan untuk menjelajahi keberagaman pandangan, strategi, dan pengalaman dalam manajemen pengetahuan, mendiskusikan praktek dan inovasi solutif di bidang manajemen pengetahuan, membangun pemahaman bersama, serta membuka peluang dan menjawab tantangan di era disrupsi digital saat ini.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:42 WIB

PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home

Berita Terbaru