Pemprov Jabar Terima CSR Dari Star Energy Geothermal Group

Kamis, 1 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Garut (BRS) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat  (Jabar) menerima bantuan dari Star Energy Geotermal Group untuk penanganan bencana.

Bantuan yang merupakan program _orporate social responsibility (CSR) diberikan ke Pemdaprov melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jabar.

Bantuan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Herman Suryatman di Kompleks Pendidikan Universitas Garut, Kabupaten Garut, Selasa (30/7/2024) siang.

“Baru saja kami menerima support atau bantuan dari Star Energy Geotermal Group berupa semen dan logistik lainnya untuk membantu penanganan bencana alam di Jawa Barat,” ujar Herman Suryatman.

Menurut Herman, secara geografis Jabar rawan bencana mulai dari tanah longsor, banjir, angin puting beliung, gempa bumi, hingga tsunami.

Kerja sama dengan perusahaan melalui dana CSR merupakan sesuatu yang strategis dan konkret, agar penanganan bencana di Jabar dapat lebih memadai.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Star Energy Geotermal Group yang jadi mitra kami di BPBD Jabar, bahwa Jabar salah satu provinsi rawan bencana, maka logistik bahan bangunan ini salah satu yang kita butuhkan,” kata Herman.

“Bantuan bahan bangunan senilai Rp225 juta dan bahkan barusan 1.000 sak semen sudah kami serahkan ke Pak Penjabat Bupati Garut. Mudah-mudahan menjadi stimulus untuk penanganan bencana, sekali lagi terima kasih kepada Star Energy Geotermal Group,” tutur Dia.

Terlebih dalam pembangunan, konsep pentaheliks wajib diterapkan sebagai identitas budaya gotong royong, atau sabilulungan. Dengan kebersamaan maka pembangunan diharapkan akan lebih cepat.

“Membangun jangan hanya lewat APBD/ APBN saja, akan akseleratif dengan modal sosial,” tuturnya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Anne Hermadianne Adnan berujar, bencana merupakan urusan bersama, memerlukan upaya kolaboratif dengan pendekatan pentaheliks.

CSR untuk penanganan bencana dari Star Energy Geotermal Group berupa bahan bangunan senilai Rp225 juta. Terdiri dari 1.000 sak semen senilai Rp75 juta yang diberikan ke Pemerintah Kabupaten Garut untuk penanganan saat dan pasca bencana.

Kemudian material bahan bangunan senilai Rp75 juta yang digunakan untuk renovasi lima bangunan sekolah dasar (SD), dan satu SMP di kawasan Pangelengan, Kabupaten Bandung.

Selain itu ada 1.000 sak semen juga senilai Rp75 juta untuk sembilan
kabupaten dan kota, yang akan dikirim minggu ini dalam bentuk.

Manager Operation and Maintenance,m Star Energy Geothermal, Darajat Garut, Arief Budiman, mengatakan, yang datang mewakili perusahaan berharap bantuan yang diberikan pihaknya menjadi sumbangsih untuk perbaikan sarana di daerah di Jabar yang membutuhkan.

“Izinkan kami pada pagi ini menyampaikan bantuan kepada Pemerintah Jabar berupa material- material. Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan bisa membantu untuk perbaikan sarana di daerah yang membutuhkan,” pungkas Arif.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:42 WIB

PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home

Berita Terbaru