Sekda Jabar Ingatkan Para Camat Akan Capaian Indikator Makro Pembangunan

Selasa, 1 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBB (BRS) – Pemerintahan dan kesejahteraan rakyat (pemkesra) di setiap daerah memiliki peran penting dalam mendorong akselerasi pencapaian indikator makro pembangunan, seperti penurunan angka kemiskinan, pengangguran, dan stunting di Jawa Barat.

Pencapaian indikator tersebut harus dilakukan dengan target yang progresif, bukan sekadar mengikuti pola business as usual.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman dalam acara konsolidasi Forum Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat di Green Forest Resort, Kabupaten Bandung Barat,  Senin (30/9/2024).

Forum tersebut mengusung tema “Peran Camat dalam Mendukung Pencapaian Target Indikator Makro Pembangunan Daerah melalui Pelimpahan Kewenangan Bupati/Wali Kota kepada Camat”.

“Kami sepakat, semua pemkesra akan mendorong progresivitas serta akselerasi pencapaian target indikator makro, khususnya kemiskinan, pengangguran, dan stunting. Kami ingin indikator tersebut turun secara signifikan di Jawa Barat,” ujar Herman Suryatman.

Ia menegaskan pula, untuk mencapai target tersebut diperlukan langkah-langkah progresif yang melibatkan semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, kelurahan hingga sektor swasta dan seluruh masyarakat.

Herman menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi antarjenjang pemerintahan sangat penting untuk memastikan program pembangunan dapat dijalankan secara optimal hingga ke tingkat paling bawah.

“Saya yakin Jawa Barat akan menjadi provinsi termaju apabila kita semua bergerak dalam satu frekuensi. Ini bukan tugas individual, melainkan kerja tim. Tidak ada superman hari ini, yang ada adalah _super team_. Pemerintah dan masyarakat harus bahu-membahu membangun Jabar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Herman menyatakan bahwa tugas utama pemerintah adalah menyejahterakan dan membahagiakan masyarakat. Untuk itu, pihaknya siap mengambil risiko demi kesejahteraan rakyat Jawa Barat.

“Insyaallah, kami siap mengambil risiko demi rakyat Jawa Barat, Jabar Caang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:42 WIB

PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home

Berita Terbaru