Pemprov Jabar Siapkan 700 Ribu Kuota Untuk Tingkat SMA, SMK Dan SLB

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Saat Kick Off PPDB 2024 Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan Jabar mengyiapkan kuota sebanyak 700.000 bagi peserta didik baru untuk tingkat SMA, SMK dan SLB.

“PPDB tahun ini kami siapkan 700ribu kuota untuk SMA, SLB dan SMK. Dari jumlah itu, sekitar 300ribu lebih untuk sekolah negeri, sisanya swasta,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyu Mijaya usai Kick Off PPDB 2024 Jabar di Gedung Sate Bandung, Rabu (8/5/2024).

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan, bahwa pada PPDB tahun ini.semuanya masih sama seperti tahun 2023 lalu.

“Masih sama ya seperti tahun lalu, seperti diantaranya PPDB Jabar tahun ini juga akan menyiapkan empat jalur. Mulai dari zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orangtua atau wali, dan jalur prestasi,” kata Wahyu.

Wahyu juga mengungkapkan, PPDB tahap satu menggunakan jalur zonasi untuk keluarga ekonomi tidak mampu. Selebihnya di tahap dua.

Secara umum, kata Wahyu, teknis penyelenggaraan PPDB 2024, tidak ada yang berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Hanya tahun ini selain website disdik, juga ada di aplikasi Sapawarga yang sebelumnya hanya digunakan untuk tahap 2 kini sudah bisa dari tahap 1,” kata Wahyu.

“Teknisnya sih sama walau ada beberapa perubahan,” jelasnya.

Mulai tahun ini, lanjut Wahyu, Disdik Jabar akan mencoba menggunakan teknologi AI untuk memberikan informasi pada masyarakat. Beberapa pertanyaan soal PPDB Jabar 2024 juga akan dijawab menggunakan teknologi anyar tersebut.

“Untuk komunikasi pertanyaan, kita menggunakan AI. Semua peserta didik bisa tanya jawab disitu. Kecuali ada kesulitan lain yang tidak bisa dijawab AI, kita masih menyiapkan ada di sekolah tujuan, cabang dinas dan di kantor disdik di Rajiman,” pungkas Wahyu.

Diketahui, jadwal PPDB Jabar 2024, dimulai pada pendaftaran tahap 1 tanggal 3-7 Juni 2024. Tahap satu ini dalamnya ada zonasi 50 persen, keluarga ekonomi tidak mampu 15 persen, Itu untuk SMA. Sedangkan untuk SMK, prioritas terdekat dengan keluarga ekonomi tidak mampu.

Untuk tahap dua dimulai pada 24-28 Juni untuk pendaftaran. Pengumuman tahap satu pada 19 Juni, tahap dua pada 5 Juli 2024.

Berita Terkait

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland
Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah
GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan
Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat
PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home
Program Poe Ibu Sukses Renovasi 18 Rutilahu di Garut
Wagub Jabar Targetkan 27 Kabupaten/Kota Terakses Perlindungan Sosial Digital pada 2027
Besok GIIAS Bandung 2026 Dibuka, Hadirkan Merek Baru dan Sediakan Area Parkir Luas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:59 WIB

Jababeka Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI dan Drone untuk Pelaporan Keberlanjutan bersama President University dan University of Southern Queensland

Selasa, 15 September 2026 - 08:46 WIB

Dari Loket ke Satu Aplikasi, Cara Masyarakat Naik Kereta Terus Berubah

Senin, 14 September 2026 - 08:45 WIB

GIIAS Bandung 2026 Padukan Otomotif, Diecast, dan Musik di Akhir Pekan

Minggu, 13 September 2026 - 08:43 WIB

Warga Keluhkan Halte BRT di Tengah Jalan, Pemkot Bandung Desak Sosialisasi Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 - 08:42 WIB

PLN Kenalkan Gaya Hidup Serba Listrik Di GIIAS Bandung, Dari Home Charging Hingga Smart Home

Berita Terbaru