Nilai Ekonomi Bawang Merah Tinggi, Pemprov Jabar Akan Tingkatkan Produksi

Rabu, 12 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kompas.com

Kabupaten Bekasi (BRS) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) berkomitmen untuk meningkatkan produksi bawang merah demi mengoptimalkan nilai ekonomi tinggi yang dihasilkan dari komoditas ini.

Bawang merah merupakan salah satu tanaman hortikultura yang memiliki permintaan stabil sepanjang tahun, baik di pasar domestik maupun internasional.

“Permintaan tinggi ini memberikan peluang ekonomi signifikan bagi petani dan masyarakat di Jawa Barat,” ucap Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin usai menghadiri Panen Raya Komoditas Bawang Merah di Lahan Pertanian Terpadu Korem 051/WKT, Kabupaten Bekasi, Selasa (11/6/2024).

“Selain itu, bawang merah juga menjadi salah satu penyumbang inflasi di Indonesia, makanya peningkatan produksi bawang merah ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ungkap Bey.

“Tentunya ini bersama masyarakat dan petani, dengan adanya panen ini akan menekan inflasi, dan saya mengapresiasi,” imbuhnya.

Terkait peningkatan produksi bawang merah ini, Pemprov Jabar akan semakin mendorong pemerintah kota/kabupaten untuk melaksanakan berbagai program, seperti pemberian bibit unggul, pelatihan teknologi pertanian modern, dan pengembangan infrastruktur pertanian.

Penerapan teknologi pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai lembaga penelitian dan perguruan tinggi juga dilakukan untuk menciptakan varietas bawang merah yang tahan penyakit dan memiliki masa panen lebih cepat.

Pemerintah juga mendorong pengembangan pasar dengan memperluas jaringan distribusi, baik domestik maupun ekspor. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Bey juga menyebut, selain bawang merah, Pemprov mendorong produksi padi lebih dimasifkan hingga dapat menyejahterakan masyarakat.

Bey optimistis jika dalam setahun bisa melakukan panen sebanyak dua sampai empat kali, Jabar dapat menjadi sentra bawang terbesar di Indonesia.

Berita Terkait

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri
Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat
Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik
Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi
Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan
Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota
Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI
Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 10:52 WIB

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 10:52 WIB

Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat

Rabu, 22 April 2026 - 10:50 WIB

Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik

Selasa, 21 April 2026 - 10:49 WIB

Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:52 WIB