Ditemani Pj Bupati Kuningan, Bey Kunjungi Warga Terdampak Gempa

Jumat, 26 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Kuningan (BRS) – Berturut-turut gempa terjadi di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Gempa bumi sebanyak 2 (dua) kali terjadi pada Kamis (25/7/2024) sebesar Magnitudo 3,6 dan Magnitudo 4,1.

Lalu gempa susulan terjadi kembali pada Jumat (26/7/2024) dengan Magnitudo 3,6. Secara total ada 10 rumah yang terdampak.akibat gempa bumi tersebut.

Melihat kondisi rumah warga yang terdampak, Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin bersama Pj Bupati Kuningan Iip Hidayat, datang meninjau dua lokasi gempa di Kabupaten Kuningan, Jumat (26/7/2024).

Adapun lokasi rumah warga terdampak yang dikunjungi Bey yakni Desa Jagara, Kecamatan Darma, lalu Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan.

“Saya tadi meninjau ke dua lokasi terdampak gempa Kuningan, alhamdulilah tidak ada korban jiwa dan pengungsi. Rumah warga yang terdampak terindentifikasi kerusakan ringan,” ucapnya.

Menurutnya meski gempa terjadi hingga tiga kali, warga tetap beraktifitas seperti biasa. Bahkan pihaknya memuji sistem koordinasi antara warga dan perangkat desa terkait pelaporan kerusakan.

“Tadi ada satu rumah letaknya terpencil, saya tanya kepala desa bagaimana ini bisa ketahuan rumahnya terdampak bencana? Ternyata sudah ada sistem, mereka melapor ke petugas piket desa,” kata Bey.

Sistem ini membuat aparat desa dengan mudah bisa menemukan rumah yang rusak atau terdampak pascaterjadinya gempa. Hal ini menurutnya berguna bagi pendataan dan langkah assesment yang akan dilakukan BPBD.

Selain koordinasi yang baik, solidaritas antar warga dan aparat di lokasi terdampak menurutnya sangat baik.

Ia mencontohkan ada satu rumah yang sudah ditinggali namun balok eksterior di lantai dua terdampak gempa yang langsung ditangani warga bersama-sama demi keamanan pemilik rumah.

“Saya melihat bahwa gotong royong masih menjadi budaya kita dan saling menolong masih terlihat di suasana seperti ini,” ungkapnya.

Bey juga meminta agar aparatur kewilayahan tetap bersikap waspada akan potensi munculnya gempa susulan juga mengimbau warga untuk mematuhi arahan petugas dan tidak mempercayai berita hoaks terkait gempa.

Bey juga menambahkan jika mulai hari ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memasang alat guna mempelajari gempa yang terjadi di Kuningan.

“Memang ini dangkal ya dan kerusakannya tersebar, tapi semuanya rusak ringan,” tuturnya.

BPBD Jabar mencatat kerusakan ringan akibat gempa Kuningan mencapai 10 orang. Adapun 10 rumah yang rusak itu berada di Desa Kertawirama Kecamatan Nusaherang (5 rumah), Desa Jagara Kecamatan Darma (1 rumah), Desa Windusengkahan, Desa Ciporang, Desa Purwawinangun Kecamatan Kuningan (4 rumah).

Berita Terkait

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri
Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat
Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik
Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi
Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan
Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota
Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI
Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 10:52 WIB

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 10:52 WIB

Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat

Rabu, 22 April 2026 - 10:50 WIB

Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik

Selasa, 21 April 2026 - 10:49 WIB

Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:52 WIB