Atlet Kabupaten Bekasi Konsisten Tambah Medali Bagi Jabar di Peparnas XVII

Kamis, 17 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLO – Atlet-atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi secara terus menambah puing medali bagi Jawa Barat pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024.

Hingga Kamis (10/10/2024) atlet Kabupaten Bekasi telah berhasil menyumbangkan 14 medali bagi Jabar, 10 diantaranya yakni medali emas.

“Sampai dengan hari ketiga Peparnas XVII di Solo, kita sudah menyumbangkan 14 medali bagi Jabar,” ujar Ketua NPCI Kabupaten Bekasi, Kardi Leo pada Kamis (10/10/2024)

Data yang berhasil dihimpun 10 medali emas datang dari sejumlah cabang olahraga, cabor atletik berhasil menyumbang 3 medali emas. Emas pertama dari di nomor Lempar Peluru oleh Pandu Galuh Prakoso kemudian nomor Lempar Lembing oleh dan Sri Anggriani dan medali ketiga di nomor Tolak Peluru klasifikasi F44 oleh Dan Emas pertama kali diraih Rohim.

Kemuda dua medali Emas datang dari Cabor Tenis meja, oleh Dewi. Dirinya berhasil menyumbangkan 2 emas di dua nomor pertandingan, salah satunya pada nomor beregu.

Tidak sampai disitu, di Cabor Pararenang atlet Kabupaten Bekasi turut menambah raihan medali emas, 2 emas masing-masing diraih di nomor gaya kupu-kupu 50 Meter oleh Muhammad Bintang Tribudi dan medali emas kedua nomor gaya punggung 50 Meter oleh di Nopriansah.

Tiga medali emas lainnya, yakni dari Para judo atau Blind Judo. Dimana atlet Kabupaten bekasi yang memperkuat Jawa Barat berhasil merebut 3 medali emas. Raihan medali itu didapat oleh Junaedi, Dheny marselina dan Jaka Setiadi.

“Perolehan medali emas yang sampai hari ini mencapai 10 medali emas, saya berharap Pemkab Bekasi terus mensupport NPCI Kabupaten Bekasi di pertandingan selanjutnya,” katanya.

Baginya, keberhasilan para Atlet-atlet yang berlaga di Peparnas XVII ini tidak lepas dari peran dan perhatian, juga keterlibatan langsung pemerintah daerah Kabupaten Bekasi.

Kardi menambahkan, masih banyak atlet Kabupaten Bekasi yang akan menjalani pertandingan. Dengan hasil memuaskan di awal pertandingan, Kardi optimis atlet binaan NPCI Kabupaten Bekasi mampu memberikan hasil maksimal Bagi Jawa Barat.

“Apalagi di tahun 2026 mendatang kita dihadapkan dengan Peparda di Kota Bogor. Harapannya kita mampu menjaga tradisi juara di tahun 2026 mendatang,” tegasnya.

Berita Terkait

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri
Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat
Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik
Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi
Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan
Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota
Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI
Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 10:52 WIB

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 10:52 WIB

Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat

Rabu, 22 April 2026 - 10:50 WIB

Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik

Selasa, 21 April 2026 - 10:49 WIB

Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:52 WIB