Bandung Kota Inklusif, Rayakan Keberagaman Lewat Pagelaran Budaya Madura & Sunda

Minggu, 4 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Komitmen Kota Bandung sebagai kota inklusif kembali tercermin dalam pagelaran seni budaya Madura dan Sunda yang diselenggarakan Forum Komunikasi Madura Bersatu (FKMB) sekaligus menjadi perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-3 FKMB di Teras Sunda, Cibiru, Minggu (4/5/2025).

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyampaikan apresiasi tinggi FKMB wilayah Jawa Barat atas inisiatif yang mempertemukan dua budaya besar dalam satu panggung.

Erwin menyebut kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan wadah bertemunya kekayaan budaya yang mempererat hubungan antarmasyarakat.

“Kolaborasi budaya seperti ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga jembatan yang menghubungkan kekayaan tradisi Madura dan Sunda. Pemerintah Kota Bandung bangga menjadi tuan rumah kegiatan yang menghidupkan semangat keberagaman,” ungkap Erwin.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya bertujuan untuk menjaga warisan leluhur, tetapi juga menciptakan ruang kebersamaan lintas etnis dan generasi. Dalam konteks ini, toleransi tidak hanya menyangkut perbedaan agama, melainkan juga budaya.

“Dalam visi utama Kota Bandung, salah satunya adalah keterbukaan. Artinya, Bandung merupakan kota yang inklusif dan menerima semua latar belakang suku dan budaya. Situasi kondusif yang tercipta dari keberagaman itulah yang menjadi kekuatan,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Dwi Wahyu Handoyo menilai, acara ini mencerminkan semangat persatuan melalui keberagaman.

“Keragaman budaya yang kita miliki adalah kekuatan. Melalui seni budaya, kita merajut silaturahmi dan membuktikan bahwa perbedaan bisa menjadi sumber keharmonisan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, budaya Madura dengan keunikannya yang khas dan budaya Sunda dengan kelembutan serta keindahannya berhasil berpadu dalam sebuah perayaan yang penuh makna.

Sedangkan Ketua DPP FKMB, Holil berterima kasih kepada seluruh pengurus FKMB se-Indonesia, terutama di wilayah Bandung yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan acara ini.

“Harlah ketiga ini menjadi momen penting untuk berkumpul dan berbagi semangat kebersamaan. Tentu dalam perjalanan tiga tahun, banyak hal yang masih perlu evaluasi. Namun dengan komitmen bersama, FKMB akan terus hadir dan berkembang di tengah masyarakat,” pungkas Holil.

Berita Terkait

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Berita Terbaru