Perangi Minol Ilegal, Pemkot Bandung Bentuk Satgas Khusus

Minggu, 25 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Pemerintah Kota Bandung akan segera membentuk Satuan Tugas Anti Minuman Beralkohol Ilegal. Satgas ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa maraknya penjualan minuman keras ilegal membuat pemerintah bergerak cepat. Ia menyebut, Satgas akan resmi diumumkan hari Senin dan langsung bergerak melakukan penertiban.

“Target utamanya adalah razia minol ilegal dan memutus rantai pasok. Kalau suplai kita potong, otomatis jumlahnya di pasaran akan berkurang,” ucap Wali Kota Farhan di Balai Kota, Minggu (25/5/2025).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Erwin menambahkan, razia sebenarnya sudah dimulai beberapa hari terakhir. Ia menyebut, banyak ditemukan pelanggaran, termasuk konsumsi oleh anak-anak sekolah dasar dan menengah.

“Saya temukan anak-anak SD dan SMP sudah mengonsumsi alkohol. Ini jadi pemicu vandalisme dan tindakan kriminal lainnya,” ungkap Wakil Wali Kota Erwin.

Beberapa warung yang menjual minol sudah disegel. Bahkan, ditemukan satu warung yang diduga menggunakan izin palsu dan tidak memiliki IMB.

Tak hanya minol, bangunan liar yang dijadikan tempat berjualan juga akan ditertibkan. Satpol PP sudah diperintahkan untuk melakukan pembongkaran.

Wakil Wali Kota Erwin juga menyoroti harga minol yang sangat murah dan mudah diakses.

“Dengan uang Rp20 ribu saja sudah bisa mabuk. Ini jelas merusak generasi muda,” tegasnya.

Ia menegaskan, operasi ini bukan sekadar program seratus hari, tapi aksi nyata. Para pemasok juga akan ditindak dengan ancaman hukuman tiga bulan penjara dan denda hingga Rp50 juta.

Berita Terkait

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat
AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda
Diplomasi Kopi Warnai Asia Africa Festival 2026, Bandung Perkuat Kerja Sama Antarbangsa
Len Kembangkan Advanced Materials, Dari Tambang ke Produk Teknologi Tinggi
3.500 Warga Bandung Ikuti Pelatihan Kerja Gratis, Siap Jadi Pencari Kerja dan Wirausahawan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bio Farma Mulai Operasikan Fasilitas CNG, Pangkas Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:23 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung Apresiasi Dukungan Gubernur Jabar Untuk Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:21 WIB

1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah, Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jawa Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

AAF 2026, Teguhkan Semangat Kolaborasi Global, Keberlanjutan, dan Inklusivitas

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:34 WIB

Dua Hari Menjadi “Jepang” di Cikarang: Saat Sakura Matsuri Menyatukan Budaya, Industri, dan Generasi Muda

Berita Terbaru