PLN dan Pupuk Kujang Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hijau lewat Tambah Daya 30 MVA

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang (BRS) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat dan PT Pupuk Kujang resmi memperkuat kemitraan strategis mereka lewat penandatanganan perjanjian peningkatan daya listrik dari 18,2 MVA menjadi 30 MVA.

Langkah ini bukan sekadar soal penambahan kapasitas energi, melainkan bagian dari upaya mendukung agenda nasional untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pengembangan green ammonia sebagai energi bersih masa depan.

Penandatanganan perjanjian berlangsung di Kantor Pupuk Kujang, Karawang, pada 5 Mei 2025 lalu, disaksikan langsung oleh General Manager PLN UID Jawa Barat, Tonny Bellamy, dan Direktur Operasi dan Produksi PT Pupuk Kujang, Robert Sarjaka.

Tonny menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi wujud konkret PLN dalam mendukung industri menuju operasional lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Lewat suplai 30 MVA ini, PLN bukan hanya memastikan keandalan energi, tetapi juga memperkuat peran sektor strategis dalam transisi energi dan ketahanan pangan nasional,” kata Tonny.

Peningkatan kapasitas listrik tersebut bertujuan menunjang operasional pabrik pupuk urea sekaligus proyek pengembangan NPK dan green ammonia yang digarap Pupuk Kujang.

Green ammonia, yang dihasilkan lewat energi rendah emisi, diyakini menjadi salah satu solusi energi masa depan untuk sektor pertanian hingga transportasi ramah lingkungan.

Sementara itu dalam sambutannya, Robert Sarjaka mengemukakan bahwa kandalan pasokan listrik adalah kunci utama dari produksi.

“Dengan dukungan PLN, kami bisa lebih percaya diri berinovasi dan memperkuat produksi ramah lingkungan, terutama green ammonia, sekaligus melanjutkan pengembangan pabrik NPK sesuai rencana jangka panjang perusahaan,” ungkap Robert.

Sebagai anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), Pupuk Kujang memegang peran vital dalam memastikan ketersediaan pupuk di dalam negeri.

Dengan pasokan listrik yang lebih memadai, produksi pupuk urea dan produk turunan lainnya bisa berlangsung optimal sehingga stabilitas harga pangan dan produktivitas pertanian tetap terjaga.

Di luar itu, green ammonia menjadi salah satu tonggak penting transisi energi nasional. Sebagai bahan bakar nol emisi, green ammonia berpotensi mengurangi jejak karbon industri secara signifikan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pionir energi bersih.

Dalam kesempatan yang sama, PLN juga memperkenalkan layanan Integrated Business Solution (IBS) kepada Pupuk Kujang. Layanan ini menawarkan solusi lengkap untuk kebutuhan industri, meliputi koneksi daya, efisiensi operasional, energi hijau, hingga digitalisasi kelistrikan.

Melalui kerja sama ini, PLN kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung agenda pembangunan nasional, memperkuat ketahanan pangan, dan mempercepat transisi menuju energi bersih.

Sinergi ini diharapkan membawa Indonesia selangkah lebih maju dalam mengembangkan ekosistem energi berkelanjutan sekaligus memastikan sektor industri tumbuh lebih kompetitif dan ramah lingkungan.

Berita Terkait

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri
Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat
Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik
Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi
Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan
Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota
Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI
Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 10:52 WIB

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 10:52 WIB

Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat

Rabu, 22 April 2026 - 10:50 WIB

Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik

Selasa, 21 April 2026 - 10:49 WIB

Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:52 WIB