Kembali Pantau MPLS, Pj Gubernur Jabar Datangi SMKN 1 Bandung

Sabtu, 20 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (BRS) – Memasuki hari ke tiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2024, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin, ditemani Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Ade Afriandi, menyambangi SMK Negeri 1 Bandung di Jalan Wastu Kencana Nomor 3 Kota Bandung, Rabu (17/7/2024).

Saat tiba pukul 11.30 WIB, Bey yang didampingi Plh Kadisdik dan Kepala SMKN 1 Bandung, langsung menuju aula yang ada di lantai tiga, tempat di mana ratusan siswa baru mengikuti kegiatan MPLS.

Di hadapan ratusan siswa baru tersebut, Bey bertanya mengenai kegiatan yang diikuti selama MPLS.

“Saya lihat wajah-wajah siswa baru ini ceria semua. Apa sudah saling kenal? Ya bagus. Biasanya hari pertama belum kenal, tapi sekarang hari terakhir pastinya sudah saling kenal,” kata Bey.

Di hadapan siswa baru pun Bey kembali mengingatkan, bahwa selama MPLS dan kegiatan belajar, tidak boleh ada kekerasan dan perundungan, baik yang dilakukan oleh pihak sekolah maupun sesama siswa. Lalu Bey juga menanyakan mengenai pungutan liar.

“Saya tegaskan kembali, tidak boleh ada kekerasan dan perundungan di sekolah, apakah itu dilakukan oleh guru atau sesama siswa. Laporkan pada kami jika hal itu terjadi,” kata Bey.

“Bagaimana dengan sekolahnya, apa ada pungutan-pungutan liar? tanya Bey, yang langsung dijawab ” Tidak!” oleh seluruh siswa baru.

“Terimakasih. Seandainya ada pungutan-pungutan liar selama MPLS dan kegiatan belajar, silahkan laporkan ke Pak Kadisdik agar segera ditindaklanjuti,” tegas Bey.

Disinggung mengenai Calon Peserta Didik (CPD) yang dianulir atau dibatalkan kepesertaannya, Bey menyebut, selama PPDB tahap 1 dan PPDB tahap 2, ada sebanyak 277 CPD.

Adapun rinciannya, 223 Calon Peserta Didik (CPD) pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap satu dibatalkan terkait keterangan domisili tidak sebenarnya tapi Kartu Keluarga (KK) valid atau aktif.

Lalu 54 CPD pada PPDB tahap dua dibatalkan terkait nilai rapor yang diunggah namun tidak sesuai dengan buku nilai sekolah dan atau e-Rapor (cuci rapor).

Berita Terkait

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri
Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat
Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik
Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi
Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan
Trotoar Diperbaiki, Parkir Liar Ditindak! Bandung Gaspol Benahi Wajah Kota
Pemkot Bandung Perketat Disiplin Petugas Kebersihan, Siapkan ATCS Berbasis AI
Bayi Alami KIPI, Dinkes Bandung Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 10:52 WIB

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 10:52 WIB

Petak Cibeber – Lampegan Kembali Tergerus Air, KA Siliwangi Batal Berangkat

Rabu, 22 April 2026 - 10:50 WIB

Alternatif Saat Harga Elpiji Naik: KDM Sarankan Rumah Tangga Pergunakan Biogas hingga Kompor Listrik

Selasa, 21 April 2026 - 10:49 WIB

Stok Minyak Bersubsidi Aman, Harga Pangan di Pasar Bandung Tetap Stabil Meski Cabai Berfluktuasi

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Jalur KA Cibeber–Lampegan Amblas, KAI Batalkan Perjalanan Siliwangi Demi Keselamatan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Perempuan Dominasi Pendaki, WAC 2026 Dorong Petualang Mandiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:52 WIB